Laraiba NasutionAnnalisa Sonaria HasibuanAlvy Mawaddah
Abstrak Penelitian ini mengkaji terjemahan Bahasa Indonesia atau bahasa sumber (BSu) ke dalam bahasa Jepang atau bahasa sasaran (BSa) dan bagaimana kategori terjemahan ditentukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana menerjemahkan Bahasa Indonesia atau bahasa sumber (BSu) ke dalam bahasa Jepang atau bahasa sasaran (BSa) pada kosakata informasi budaya yang ditemukan di objek wisata Istana Maimun Medan. Penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dengan pemandu wisata tentang kisah Istana Maimun, objek wisata terkenal di Medan. Istana Maimun masih melestarikan budaya dalam berbagai aspek. Nilai dan bentuk budaya material masih hidup dalam masyarakat, dan budaya tradisional terkonsentrasi dan dipelihara dengan baik oleh yayasan istana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, setelah menerjemahkan cerita dalam bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jepang, penulis akan membagi kategori kosakata informasi budaya yang diperoleh dengan menggunakan teori Newmark (1988): terdapat kategori Material (Artefacts), yang terdiri dari lima kosakata bidang bangunan, empat kosakata bidang tempat, dan enam kosakata bidang peralatan. Selain itu, ada kategori sosial (social), yang terdiri dari 4 kosakata bidang sapaan, 2 kosakata bidang pekerjaan, dan 1 kosakata bidang hiburan. Di sisi lain ada Kategori ekologi (ecology) yang terdiri dari 1 kosakata bidang geografis dan 7 kosakata bidang lingkungan/wilayah.
Ahmad Khalid M. Al-maziidiTatang Hariri
Ida Ayu Made Dwi Ratna KomalaMade Ratna Dian AryaniRenny Anggraeny