JOURNAL ARTICLE

Motif Durhaka dalam Cerita Rakyat Nusantara

Abstract

Di wilayah Nusantara, cerita rakyat dengan motif “anak durhaka” tampaknya cukup populer. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya enam belas cerita di wilayah Nusantara yang memiliki motif tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan struktural dengan metode sastra bandingan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah close reading. Teknik analisis yang digunakan adalah metode struktural-komparatif da diolah dengan model kualitatif-interaktif. Hasil penelitian menunjukkan motif anak durhaka ditemukan pada enam belas judul cerita rakyat. Motif ini muncul sebagai peringatan moral yang menyoroti pentingnya menghormati orang tua, sementara motif perubahan bentuk atau transformasi memberikan alegori tentang perjalanan spiritual dan pembelajaran karakter. Motif kemiskinan yang berubah menjadi kekayaan menciptakan narasi yang inspiratif, sementara motif kutukan memainkan peran penting dalam memberikan dimensi moral pada cerita rakyat. Tokoh utama dan pendamping menjadi elemen kunci dalam menggambarkan kompleksitas moralitas, sedangkan setting tempat dari cerita menciptakan lokalitas dan keberagaman kisah serta menambahkan dimensi budaya yang mendalam. Dengan menggali motif dalam cerita rakyat Nusantara, artikel ini membantu memahami nilai-nilai kultural dan spiritual yang diperjuangkan oleh masyarakat Indonesia. In the Indonesian archipelago, folk tales with the motif of "disobedient children" seem to be quite popular. This is proven by the discovery of sixteen stories in the archipelago that have this motif. This research uses a structural approach with comparative literature methods. The data collection technique used was close reading. The analysis technique used is a structural-comparative method and is processed using a qualitative-interactive model. The research results show that the motif of the disobedient child is found in sixteen folklore titles. This motif appears as a moral warning that highlights the importance of respecting parents, while the motif of shapeshifting or transformation provides an allegory about spiritual journeys and character learning. The motif of poverty turning into wealth creates an inspirational narrative, while the curse motif plays an important role in giving a moral dimension to folk tales. The main characters and companions are key elements in depicting the complexity of morality, while the setting of the story creates the locality and diversity of the story and adds a deep cultural dimension. By exploring motifs in Indonesian folklore, this article helps us understand the cultural and spiritual values fought for by Indonesian society.

Keywords:
Motif (music) Gens Morality

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
0
Refs
0.77
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Canadian Policy and Governance
Social Sciences →  Social Sciences →  Political Science and International Relations
Census and Population Estimation
Physical Sciences →  Mathematics →  Statistics and Probability
Canadian Identity and History
Social Sciences →  Social Sciences →  Sociology and Political Science

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Motif “Jaka Tarub” dan objektivitas perempuan dalam cerita rakyat nusantara

Ichda Nabilatin NisaEggy Fajar Andalas

Journal:   KEMBARA Journal of Scientific Language Literature and Teaching Year: 2021 Vol: 7 (2)Pages: 438-462
JOURNAL ARTICLE

UNSUR STRUKTURAL DALAM CERITA RAKYAT SIMARDAN ANAK DURHAKA

Henni Julia Citra SitorusAbdurahman AdisaputeraM Oky Fardian Gafari

Journal:   JURNAL SASINDO SASTRA INDONESIA Year: 2023 Vol: 11 (2)Pages: 31-31
JOURNAL ARTICLE

MITOS DALAM CERITA RAKYAT NUSANTARA

MardianaDessy WardiahMuhammad Ali

Journal:   Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Year: 2025 Vol: 15 (2)Pages: 144-156
JOURNAL ARTICLE

MEMBACA BANTEN DALAM MOTIF CERITA RAKYAT

Resti Nurfaidah

Journal:   BEBASAN Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Year: 2019 Vol: 6 (1)Pages: 60-60
JOURNAL ARTICLE

Representasi maskulinitas laki-laki dalam cerita rakyat nusantara

Sugiarti SugiartiEggy Fajar AndalasAditya Dwi Putra Bhakti

Journal:   KEMBARA Journal of Scientific Language Literature and Teaching Year: 2022 Vol: 8 (1)Pages: 181-196
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.