Angelina SijabatPetrus Sanjaya Simarmata
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembinaan iman anak di Stasi Santo Yakobus Sukadono, Paroki Santo Padre Pio Helvetia dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik triangulasi berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Komponen context menyoroti kesesuaian program dengan visi Gereja dan kebutuhan umat lokal. Aspek input menilai kualitas tenaga pembina, ketersediaan sarana dan prasarana, serta keterlibatan orang tua dan dewan pastoral stasi. Komponen process menitikberatkan pada konsistensi pelaksanaan dan metode yang digunakan, termasuk pendekatan partisipatif dan kegiatan liturgis. Aspek product mengukur hasil berupa peningkatan spiritualitas, karakter moral, dan keterlibatan aktif anak dalam kehidupan menggereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan iman telah berjalan dengan baik, relevan dengan konteks zaman, dan berdampak pada perkembangan iman anak seperti, peningkatan pemahaman anak terhadap ajaran iman Katolik, perubahan positif dalam sikap spiritual seperti kesetiaan berdoa dan keterlibatan dalam misa, serta perkembangan karakter Kristiani anak seperti kasih, kejujuran, dan kedisiplinan. Meskipun demikian, diperlukan penguatan dalam pelatihan pembina, pemanfaatan media digital, dan kolaborasi yang lebih erat antara Gereja dan keluarga. Temuan ini diharapkan dapat menjadi kontribusi dalam mengembangkan pendidikan iman yang kontekstual dan holistik di lingkungan Gereja Katolik.
Hizra Suriani GultomAbdi Guna Sitepu
Inka Anjelita Br SinulinggaAbdi Guna Sitepu
Rikha Emyya GurusingaJohannes Sohirimon Lumbanbatu
Rikha Emyya GurusingaJohannes Sohirimon Lumbanbatu
Risky Agung FirmansyahAhmad SaifudinSiti Rofi’ah