Rikha Emyya GurusingaJohannes Sohirimon Lumbanbatu
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan secara strategis pembinaan iman anak dan remaja di Stasi Santo Hieronimus Pinem Paroki Santo Fransiskus Asisi Tigabinanga dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis secara mendalam kondisi nyata yang mempengaruhi keberhasilan pembinaan iman dan menemukan solusi strategis dalam konteks pastoral Gereja Katolik. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap informan kunci yang terdiri dari pengurus stasi, pembina iman, dan umat yang terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan iman masih menghadapi berbagai tantangan, seperti minimnya keterlibatan orang tua, pengaruh negatif teknologi, keterbatasan sumber daya manusia, dan metode pembinaan yang konvensional. Program belum sepenuhnya disesuaikan dengan konteks sosial, ekonomi, dan budaya setempat. Namun, terdapat upaya dari umat untuk terus menjaga pertumbuhan iman melalui keterlibatan dalam kegiatan rohani. Penelitian ini menyarankan perlunya pemetaan kebutuhan secara berkala, pelatihan pembina iman, penyediaan sarana penunjang, serta pengembangan metode kreatif yang sesuai dengan perkembangan zaman. Evaluasi berbasis model CIPP terbukti menjadi pendekatan yang efektif untuk merancang dan memperbaiki program pembinaan iman anak dan remaja secara sistematis dan kontekstual.
Rikha Emyya GurusingaJohannes Sohirimon Lumbanbatu
Angelina SijabatPetrus Sanjaya Simarmata
Robertus Joko SulistiyoPascalis Secundus Setwin Budiarto
Theorodus Donni TangelYohanes YudaFabianus Sidi