JOURNAL ARTICLE

Integrasi tasawuf dalam masyarakat modern: perspektif Sosiologi Agama

Vivia Zahira Afiani

Year: 2025 Journal:   DIMENSIA Jurnal Kajian Sosiologi Vol: 14 (1)Pages: 111-124   Publisher: Univerisitas Negeri Yogyakarta

Abstract

Sosiologi memiliki peran krusial dalam memahami dan memfasilitasi integrasi spiritualitas tasawuf dalam konteks sosial kontemporer. Integrasi ini dapat menjadi dasar bagi transformasi sosial yang lebih seimbang antara aspek spiritual dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendekatan tasawuf dapat digunakan dalam menghadapi tantangan masyarakat modern yang semakin terfragmentasi dan individualistis. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, di mana data diperoleh melalui analisis kritis terhadap literatur terkait sosiologi agama, spiritualitas, dan transformasi sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi spiritualitas tasawuf berpotensi mengatasi berbagai permasalahan sosial, seperti dekadensi moral, alienasi, dan kehampaan makna dalam kehidupan modern. Kajian ini menegaskan bahwa pendekatan tasawuf dapat menjadi solusi alternatif dalam membangun tatanan sosial yang lebih harmonis serta memperkuat dimensi spiritual sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat.Sociology plays a crucial role in understanding and facilitating the integration of Sufi spirituality into contemporary social contexts. This integration serves as a foundation for transformative efforts to create a more balanced spiritual and social order. This study aims to analyze how Sufi approaches can address the challenges of an increasingly fragmented and individualistic modern society. Utilizing a qualitative literature review method, data were collected through a critical analysis of sources related to the sociology of religion, spirituality, and social transformation. The findings reveal that the integration of Sufi spirituality has the potential to mitigate social issues such as moral decadence, alienation, and existential emptiness in modern life. This study highlights Sufism as an alternative approach to fostering a more harmonious social structure while reinforcing spirituality as an integral aspect of communal life.

Keywords:

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
0
Refs
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Pengaruh Agama Terhadap Hidup Sosial Masyarakat dalam Perspektif Sosiologi

Theresiani BhekaTeresia Noiman Derung

Journal:   Jurnal Sosiologi Agama dan Teologi Indonesia Year: 2024 Vol: 1 (2)Pages: 197-222
JOURNAL ARTICLE

Religious Peace Building; Dalam Masyarakat Multikultural Perspektif Sosiologi Agama

Dendi Sutarto

Journal:   JURNAL TRIAS POLITIKA Year: 2020 Vol: 4 (2)Pages: 173-185
JOURNAL ARTICLE

KESATUAN AGAMA DALAM PERSPEKTIF TASAWUF

Hasyim Hasyim

Journal:   Jurnal Cendekia Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam Year: 2019 Vol: 11 (1)Pages: 19-30
JOURNAL ARTICLE

FUNGSI AGAMA BAGI MASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI AGAMA (STUDI KASUS DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT HINDU DI BALI)

I Dewa Gede Darma Permana Dewa permana

Journal:   Widya Duta Jurnal Ilmiah Ilmu Agama dan Ilmu Sosial Budaya Year: 2022 Vol: 17 (1)Pages: 10-21
JOURNAL ARTICLE

Maulid dalam Perspektif Sosiologi Agama

Saidun Derani

Journal:   Buletin Al-Turas Year: 2020 Vol: 20 (1)Pages: 177-198
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.