Destamaya Sholina WibowoEma Waliyanti
ABSTRAK Seiring bertambahnya usia pada individu, semakin beragam penyakit yang menyertainya. Salah satunya adalah hipertensi. World Health Organization (WHO) mengungkapkan bahwa 1,28 miliar orang dewasa di dunia dengan usia 30 hingga 79 tahun terkena hipertensi. Kejadian ini akan terus meningkat setiap tahunnya jika tidak dikendalikan. Pada penderita hipertensi terdapat 2 pengobatan yaitu farmakologi dan non farmakologi. Salah satu penanganan non farmakologi dalam penurunan tekanan darah yaitu terapi relaksasi genggam jari yang dikombinasikan dengan napas dalam. Penelitian ini menggunakan analisis kasus. Sebanyak 2 lansia penderita hipertensi menjadi responden dalam penelitian ini. Instrument yang digunakan dalam penelitian yaitu Sphygmomanometer digital dan lembar dokumentasi. Pengambilan data dilakukan sebelum dan setelah pemberian terapi yang diberikan selama 30 menit dalam 6 hari. Penelitian ini membuktikan jika terapi relaksasi genggam jari dan napas dalam efektif menurunkan tekanan darah pada lansia. Kata kunci: Genggam jari; napas dalam; hipertensi; lansia
Tiara Nurannisa FirdausAhmad Purnama HoedayaRia Inriyana
Gilang Nur FadhilahMaryatun Maryatun
Adinda Putri TaniaKhaerul AmriNawang Pujiastuti
Ratna NurhayatiKresna Bagus SugiartoZainudin EffendiImam FatoniZainudin EffendiAKPER Bahrul Ulum Jombang, Jawa Timur, IndonesiaImam FatoniITSKES ICME Jombang, Jawa Timur, Indonesia
Maya DiningrumHerni RejekiSigit Prasojo