JOURNAL ARTICLE

Implementasi Kebijakan Pemerintah dalam Penanggulangan Stunting di Kabupaten Buton

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan tentang sejauhmana Pemerintah Daerah mengimplementasikan Kebijakan untuk menanggulangi Stunting di Kabupaten Buton berdasarkan tiga variabel, yakni : (1) Perilaku Organisasi & antar organisasi; (2) Perilaku birokrasi Pada tingkat bawah; serta (3) Perilaku kelompok sasaran. Pemelitian ini merupakan jenis penelitain kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Buton dengan melibatkan 14 Informan, yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Petugas Kesehatan, Tokoh Adat dan Masyarakat setempat. Observasi, wawancana dan dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data, sedangkan untuk menganalisa data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Dari penelitian ini menunjukkan hasil bahwa dalam menanggulangi stunting di Kabupaten Buton, Pemerintah Daerah telah mengimplementasikan seluruh kebijakan yang dibuat. Hal tersebut dibuktikan dengan angka preavalensi stunting dari 27,1 % di tahun 2019 turun menjadi 21,32% pada tahun 2021. Proses implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kabupaten Buton dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu adanaya komitmen, koordinasi, kontribusi organisasi, profesionalisme aparat, kontrol organisasi, serta respon dari masyarakat. Komitmen dari Pemangku kebijakan dan Organisasi Perangkat Daerah dibuktikan dengan menurunnya prevalensi stunting di Kabupaten Buton meskipun dalam prosesnya masih terdapat kendala salah satunya kurangnya dukungan alokasi anggaran. Di sisi lain koordinasi yang dilakukan antara Pemangku Kebijakan dan OPD terkait meskipun sudah dilaksanakan namun masih ada hambatan dalam hal ketersediaan sistem manajemen data yang terintegrasi serta kurang konsistennya sejumlah stakeholder dalam proses koordinasi. Untuk kontribusi organisasi, setiap unsur sudah paham akan peran dan tanggungjawabnya dalam pelaksanaan program dan kegiatan, meskipun tidak sedikit juga dari implementor yang berasal dari masyarakat masih harus mendapatkan bimbingan dan pelatihan secara terus menerus agar senantiasa mengacu pada prosedur yang berlaku dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Disamping itu, alokasi anggaran yang maksimal diperlukan untuk menunjang profesionalisme aparat sehingga kegiatan yang dijalankan cepat dan tepat sasaran. Yang terakhir, secara umum respon positif dari masyarakat menunjukkan bahwa isi kebijakan telah sepenuhnya mereka pahami, walau demikian setiap kebijakan yang diambil Pemerintah tidak bisa lepas dari respon negatif meskipun tidak terlalu signifikan sehingga tetap memerlukan upaya persuasive dengan melakukan sosialisasi kebijakan meskipun di sisi lain respon negatif dari setiap kebijakan yang dibuat Pemerintah tidak dapat dipisahkan walaupun dengan skala yang cukup kecil sehingga diperlukan adanya tindakan persuasif dalam mensosialisasikan kebijakan dengan menyasar kelompok-kelompok yang benar-benar mempunyai reaksi negatif.

Keywords:

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
0
Refs
0.41
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Public Health and Nutrition
Health Sciences →  Medicine →  Pediatrics, Perinatology and Child Health
Food Security and Socioeconomic Dynamics
Life Sciences →  Agricultural and Biological Sciences →  General Agricultural and Biological Sciences
Public Administration in Developing Nations
Social Sciences →  Social Sciences →  Political Science and International Relations

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Implementasi Kebijakan Penanggulangan Stunting di Kabupaten Purbalingga

Anggara Setya SaputraSuryoto SuryotoChamid Sutikno

Journal:   Publikauma Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Year: 2022 Vol: 10 (2)Pages: 162-170
JOURNAL ARTICLE

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENURUNAN PREVALENSI STUNTING

Tri WahyuniAhmad Sultra RustanDewi SartikaMayahayati KusumaningrumM. Sari

Journal:   Jurnal Riset Inossa Media Hasil Riset Pemerintahan Ekonomi dan Sumber Daya Alam Year: 2025 Vol: 6 (02)Pages: 38-50
JOURNAL ARTICLE

Silo Birokrasi dalam Penanggulangan Stunting di Kabupaten Buton Selatan

La Ode Agusalim Arwim

Journal:   Administratio Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Year: 2024 Pages: 43-49
JOURNAL ARTICLE

Implementasi Kebijakan Pemerintah Desa dalam Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di Desa Gondosuli, Solo, Jawa Tengah

Edrei TantheoFrans Setia Hamonangan NadeakNabila NabilaDefinitif Endrina Kartini Mendrofa

Journal:   Jurnal Inada Kajian Perempuan Indonesia di Daerah Tertinggal Terdepan dan Terluar Year: 2024 Vol: 6 (2)Pages: 173-192
JOURNAL ARTICLE

PERAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG DALAM PENANGGULANGAN STUNTING

Anitha NurakHendry Bakri

Journal:   DINAMIS Year: 2022 Vol: 19 (1)Pages: 58-64
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.