Agus SusantoMutia NurnabilaPipih MuflihahRevany Nazwa L.U
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) bukan sekadar kegiatan akademis, melainkan proses reflektif yang membantu guru memahami lebih dalam apa yang terjadi di kelas. Melalui PTK, guru bisa mengenali masalah nyata dalam pembelajaran, merancang solusi yang tepat, lalu mengamati dan merefleksikan dampaknya secara langsung. Hasilnya, siswa tidak hanya menjadi lebih aktif dan memahami materi keagamaan dengan lebih baik, tapi juga mulai menunjukkan nilai-nilai Islam dalam sikap sehari-hari. PTK memberi ruang bagi guru untuk terus tumbuh menjadi lebih kreatif, berani mencoba hal-hal baru, dan menjaga semangat profesionalisme dalam mengajar. Prinsip-prinsip dasar seperti tidak mengganggu pembelajaran, masalah yang relevan, metode yang efisien, serta etika penelitian tetap dijaga sepanjang prosesnya. Berbagai model seperti milik Kurt Lewin, Kemmis & McTaggart, hingga John Elliott menjadi inspirasi dalam pelaksanaannya. Dengan pendekatan yang manusiawi dan bertahap, PTK menjadi jalan bagi guru untuk terus memperbaiki pembelajaran PAI, tidak hanya demi hasil akademik, tapi juga demi tumbuhnya karakter siswa yang berakhlak.
Muhdah Marommatul AisyNurjanah NurjanahSyahla Rana FebrianaWulan Octaviani
Santi LisnawatiHalimah Siregar