Mia FitrianaLaura SarwoNashrul Wathan
Jerawat seringkali disertai inflamasi dan memicu aktivitas antibakteri seperti bakteri S. epidermidis. Daun A. bilimbi diketahui dapat menghambat pertumbuhan S. Epidermidis. Microneedle (MN) adalah sediaan dengan jarum kecil berukuran 50-900 μm yang dapat diaplikasikan untuk menghantarkan bahan aktif untuk pengobatan jerawat. Perbedaan konsentrasi ekstrak daun A. bilimbi MN acne patch menyebabkan perubahan aktivitas antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan pengaruh konsentrasi ekstrak etanol daun A. bilimbi pada sediaan MN acne patch terhadap penghambatan S. epidermidis. Penelitian dilakukan dengan membuat 5 formula MN dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda kemudian diuji aktivitas antibakterinya dengan metode difusi agar menggunakan media mueller hinton agar. Kontrol negatif yang digunakan adalah formula tanpa ekstrak sedangkan kontrol positif menggunakan kloramfenikol dan sediaan acne patch yang beredar dipasaran. Hasil menunjukkan adanya zona bening berturut-turut F1(1%), F2(5%), F3(10%), F4(15%), F5(20%) sebesar 1,86±0,485 mm; 3,15±0,556 mm; 5±0,526 mm; 8,25±0,687 mm; 9,43±0,809 mm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh konsentrasi ekstrak etanol daun A. Bilimbi pada sediaan microneedle acne patch terhadap aktivitas antibakteri S. Epidermidis.
Mujtahid MujtahidRangga Rangga
Mia FitrianaLaura SarwoNi Ayu Maharani
Shelvi FerdyaniPrayoga F. Yuniarto
Della Puspita NingrumAnna FitriawatiBagas Ardiyantoro
Disa AndrianiOvikariani OvikarianiEka Wisnu Kusuma