Mia FitrianaLaura SarwoNi Ayu Maharani
Daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) memiliki kandungan flavonoid, tanin, dan saponin yang dapat digunakan sebagai antibakteri pada jerawat atau akne. Pengobatan akne memerlukan penghantaran yang baik agar dapat menembus ke epidermis. Sediaan yang dapat menghantarkan zat aktif langsung menembus ke dalam epidermis adalah sediaan microneedle patch. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi microneedle acne patch (MN) ekstrak etanol daun A. bilimbi. Daun A. bilimbi diekstraksi menggunakan metode maserasi. Basis sediaan MN dioptimasi menggunakan kombinasi basis yang berbeda yaitu Na-CMC:PVA, HPMC: PVA dan PVP:PVA hingga diperoleh basis sediaan MN yang ideal. Sediaan MN yang diperoleh dilakukan pengujian sifat fisika kimia yang meliputi uji makroskopik, keseragaman bobot, susut pengeringan, pH, daya lipat dan daya serap kelembapan. Hasil optimasi sediaan MN menunjukkan bahwa kombinasi PVP dan PVA membentuk alas dan jarum sediaan MN yang fleksibel. Formulasi kemudian dilanjutkan dengan memvariasikan konsentrasi ekstrak di dalam sediaan MN. Hasil uji sifat fisika dan kimia formula sediaan MN menunjukkan karakteristik fleksibel, homogen dan tidak ada gelembung pada sediaan MN, berwarna kuning hingga hijau kehitaman, bobot berkisar 0,063-0,163 g, susut pengeringan 3,349-4,513%, pH pada rentang 5,61-7,15, daya lipat >300x, dan daya serap kelembapan 6,472%-8,33%. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa formula sediaan MN ekstrak A. bilimbi yakni F1, F2, F3 dan F4 memenuhi syarat fisika kimia sediaan MN yang baik.
Tria PrayogaIka AgustinaNia LisnawatiRohima RobbyNurul Hidayah
Disa AndrianiOvikariani OvikarianiEka Wisnu Kusuma
Mia FitrianaLaura SarwoNashrul Wathan
Wiska MailisaAqlima RahmahChairunnisaBerwi Fazri Pamudi
Rahmawati Azizah IstiqomahFara Azzahra