JOURNAL ARTICLE

SINERGITAS KEARIFAN LOKAL DAN GENDER: PERAN STRATEGIS PEREMPUAN ADAT KALIMANTAN DALAM UPAYA IKLIM BERKELANJUTAN

Wahyuning Mei SaviraAllyana Honosutomo

Year: 2024 Journal:   Journal of Gender Equality and Social Inclusion (gesi) Vol: 3 (2)Pages: 28-45

Abstract

Perubahan iklim merupakan persoalan global yang saat ini tengah menjadi fokus utama setiap negara, tak terkecuali di Indonesia. Dampak perubahan iklim di Indonesia turut diperparah dengan adanya deforestasi dan praktik ekonomi ekstraktif yang masih masif terjadi di Kalimantan. Padahal, perubahan iklim sendiri bukanlah fenomena yang bersifat netral gender. Perempuan cenderung mengalami opresi berlapis, utamanya bagi perempuan adat yang memiliki kedekatan intens dengan alam sehingga perubahan iklim dapat berpotensi meningkatkan kondisi ketidaksetaraan gender. Namun, perempuan adat bukan hanya menjadi korban pasif, tetapi juga mampu berperan sebagai agen aktif dalam upaya iklim berkelanjutan. Penelitian ini berfokus untuk mengeksplorasi peran strategis perempuan adat Kalimantan dalam upaya iklim berkelanjutan yang luput disorot oleh studi terdahulu. Sebagai pisau analisis, penelitian ini mengaplikasikan teori ekofeminisme interseksional. Metode pengumpulan data yang digunakan bersifat kualitatif melalui studi literatur dan dianalisis lebih lanjut dengan teknik analisis interpretatif. Penelitian ini menemukan bahwa peran strategis perempuan adat Kalimantan terletak dalam kemampuan mereka untuk mempreservasi kearifan lokal yang menjadi kunci upaya iklim berkelanjutan. Sebagai hasil pengamatan langsung dan interaksi intens perempuan adat Kalimantan dengan alam, mereka juga mempunyai pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik yang dapat diadaptasi sebagai upaya iklim berkelanjutan. Namun, peran strategis perempuan adat Kalimantan belum sepenuhnya direkoginisi dan difasilitasi secara baik. Aktualisasi peran strategis perempuan adat kerap dihalangi oleh problema struktural dan kultural sehingga membutuhkan langkah konkrit dari pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat. Terakhir, penelitian ini menekankan bahwa upaya iklim berkelanjutan (SDG ke-13) dapat diterapkan secara maksimal apabila kesetaraan gender telah dinikmati oleh semua kelompok, termasuk perempuan adat (SDG ke-5).

Keywords:
Political science

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
0
Refs
0.25
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Economic Growth and Fiscal Policies
Social Sciences →  Economics, Econometrics and Finance →  Economics and Econometrics
Local Governance and Development
Social Sciences →  Social Sciences →  Geography, Planning and Development
SMEs Development and Digital Marketing
Social Sciences →  Social Sciences →  Demography

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Signifikansi Peran Perempuan Adat Papua Dalam Upaya Iklim Berkelanjutan

Nurinaya NurinayaEtik Siswatiningrum

Journal:   JOSH Journal of Sharia Year: 2025 Vol: 4 (02)Pages: 21-37
JOURNAL ARTICLE

Peran Kearifan Lokal dalam pembentukan hukum adat yang berkelanjutan

Hafija Safarina

Journal:   Jurnal Ruang Hukum. Year: 2024 Vol: 3 (2)Pages: 79-82
JOURNAL ARTICLE

Sinergitas Peran Pemerintah Daerah dan Masyarakat Adat dalam Menjaga Kearifan Lokal

Siti Padia HijriyanaRia Yuni LestariRonni Juwandi

Journal:   Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Year: 2023 Vol: 13 (1)Pages: 1-1
JOURNAL ARTICLE

PERAN KEARIFAN LOKAL DALAM UPAYA DERADIKALISASI FAHAM RADIKAL DI KALIMANTAN SELATAN

Syaugi SyaugiBadrian BadrianFaisal Mubarak

Journal:   Khazanah Jurnal Studi Islam dan Humaniora Year: 2020 Vol: 18 (2)Pages: 155-155
JOURNAL ARTICLE

PEREMPUAN DAN KEARIFAN LOKAL: Performativitas Perempuan Dalam Ritual Adat Sunda

Jajang A RohmanaMrs. Ernawati

Journal:   Musãwa Jurnal Studi Gender dan Islam Year: 2014 Vol: 13 (2)Pages: 151-151
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.