Depresi merupakan penyakit yang sering ditemui belakangan ini. Depresi dapat mengganggu individu dalam kesehariannya karena kehilangan energi, merasa cemas, merasa tidak berharga dan bahkan dapat menyakiti diri sendiri hingga bunuh diri. Bentuk terapi psikologis yang dapat diberikan bagi individu yang mengalami depresi adalah Acceptance and commitment therapy (ACT). ACT berguna untuk meningkatkan fleksibilitas psikologis individu tentang pikiran, perasaan, dan perilaku. Tujuan dari penelitian ini yaitu ingin melakukan tinjauan metaanalisis untuk mencari bukti lebih lanjut mengenai efektivitas ACT dalam menurunkan depresi dengan diukur menggunakan Center for Epidemiologic Studies Depression Scale (CES-D), Depression Anxiety Stress Scales (DASS-D), The Beck Depression Inventory (BDI), The Beck Depression Inventory-II (BDI-II), Reynolds child depression scale (RCDS), Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS-D), Montgomery-Åsberg Depression Rating Scale (MADRS). Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif yang dianalisis menggunakan teknik metaanalisis. Data yang digunakan berasal dari 17 jurnal yang membahas mengenai depresi ACT (n kelompok eksperimen = 595 ; n kelompok kontrol = 620. Hasil analisis diperoleh nilai estimate 1,12 yang memiliki makna large effect size dengan nilai I2 = 95,34%. Hal ini menunjukkan bahwa ACT efektif untuk menurunkan tingkat depresi.
Stefany Livia PrajogoAnanta Yudiarso
Widyautami, Putri AyuOriza, Imelda Ika Dian
Jatu AnggraeniSulistyo Budiarto