Tafsir ayat-ayat dakwah di era digital dapat menjadi strategi efektif dalam mengoptimalkan media sosial sebagai sarana dakwah. Di era digital, media sosial telah menjadi platform paling populer untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Oleh karena itu, penggunaan media sosial dalam dakwah harus diimbangi dengan penafsiran ayat dakwah yang efektif agar dapat menjangkau khalayak yang lebih luas. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, metode yang digunakan adalah analisis deskriptif. Dengan tujuan untuk mencari hasil yang maksimal. Strategi penafsiran dakwah yang efektif harus mengambil kaidah penafsiran ayat secara benar dan tepat agar pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh khalayak. Selain itu, penafsiran ayat-ayat dakwah yang diadaptasi di era digital juga harus disesuaikan dengan konteks perkembangan zaman, seperti penggunaan gambar, video, dan audio sebagai alat dalam penjelasannya. Penerapan strategi tafsir ayat-ayat dakwah di media sosial harus mengedepankan nilai-nilai Islam yang mendorong perdamaian dan toleransi antar umat beragama. Dengan demikian, media sosial dapat menjadi sarana dakwah yang efektif untuk menjangkau banyak orang dan menginspirasi mereka untuk mengamalkan ajaran Islam. Hasil penelitian ini, strategi tafsir ayat-ayat dakwah di era digital dapat menjadi alat yang efektif untuk mengoptimalkan media sosial sebagai sarana dakwah. Dalam melaksanakan strategi ini perlu memperhatikan kaidah penafsiran ayat yang benar dan akurat serta memperhatikan konteks zaman yang berkembang. Dengan penerapan yang tepat, media sosial dapat menjadi alat yang ampuh dalam menyebarkan ajaran Islam yang damai dan toleran.