Salah satu modal dakwah adalah menguasai Psikologi Islam, yang dianggap berbeda dengan Barat. Penelitian ini berupaya untuk mengkaji term psikologi dalam perspektif al-Quran, yang akan mengisi kekurangan aspek dalam dakwah. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka, yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur berupa buku, catatan maupun laporan hasil penelitian terdahulu, dengan cara membaca menelaah dan mencatat berbagai literatur atau bahan bacaan yang sesuai dengan pokok bahasan, kemudian disaring dan dituangkan dalam kerangka pemikiran secara teoritis. Temuan kajian menunjukkan bahwa manusia menurut al-Qur’an, memiliki potensi-potensi yang lebih komprehensif di mana perilaku dan interaksi manusia harus seimbang. Keseimbangan potensi manusiawi akan mengantarkan manusia berkepribadiaan baik, dan sebaliknya jika ketidak ada keseimbangan akan mengakibatkan derajat kepribadian bisa berubah menjadi buruk (lawwamah), atau setidaknya berpotensi buruk (amaro’ bissu’).
Ahmad FitriawanAbdul Muhaimin Zen