JOURNAL ARTICLE

Fenomena larangan adat pernikahan antara masyarakat desa bungah dengan masyarakat desa bedanten menurut prespektif hukum islam

Abstract

Penelitian ini bermula dari adanya suatu kepercayaan tentang keberadaan larangan pernikahan antara penduduk Desa Bungah dan masyarakat Desa. Awal mula adanya larangan tersebut adalah berdasarkan cerita tutur yang diturunkan secara turun temurun di kedua desa tersebut. Larangan ini cukup dipercaya dan diyakini pada masanya, tetapi terkadang tidak diperhatikan apakah larangan tersebut sudah sesuai dalam Islam atau belum. Padahal dalam al-Qur’an surat an-Nisa’ ayat 23 menyebutkan bahwa larangan perkawinan itu selamanya ada 3, yaitu karena hubungan nasab, sususan, dan persemendaan. Hal tersebut sudah jelas tidak ada aturan syara’. Tujuan penelitian ini adalah, (1) untuk mengetahui fenomena terhadap praktik keberadaan larangan pernikahan antara penduduk Desa Bungah dan masyarakat Desa Bedanten; (2) untuk mengetahui analisis hukum terhadap praktik keberadaan larangan pernikahan antara penduduk Desa Bungah dan masyarakat Desa Bedanten. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan penelitian kualitatif. Sumber primer dalam penelitian ini adalah hasil wawancara dengan tokoh masyarakat di desa Bungah dan Bedanten, sementara data sekundernya berupa dokumen-dokumen yang terkait dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan konsep yang dikemukakan oleh Milles dan Huberman yaitu meredukasi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan dua temuan. Pertama, fenomena larangan tersebut sudah ada sejak cukup lama dan seirng berjalannya waktu masyarakatnya pun perlahan-lahan meninggalkan larangan tersebut. Kedua, larangan pernikahan tersebut sangat bertentangan dengan hukum Islam karena seperti diketahui datangnya musibah adalah atas kehendak Allah SWT bukan karena melanggar suatu larangan yang dibuat oleh manusia

Keywords:
Political science Theology Philosophy

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
0
Refs
0.35
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Marriage and Family Dynamics
Social Sciences →  Social Sciences →  Sociology and Political Science
Gender and Women's Rights
Social Sciences →  Social Sciences →  Political Science and International Relations
Islamic Finance and Communication
Social Sciences →  Social Sciences →  Sociology and Political Science

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Tradisi Adat Pernikahan Mulia Pada Masyarakat Desa Rubit Ditinjau Dari Prespektif Agama Katolik

Saverinus HeryantoGisela NuwaH. Rodja Abdul Natsir

Journal:   Perspektif Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Year: 2024 Vol: 2 (1)Pages: 218-240
JOURNAL ARTICLE

Fenomena Adat Larangan Pernikahan Dengan Posisi Rumah Ngalor-Nguolon Di Desa Kalipahit Kabupaten Banyuwangi

Eko Setiawan

Journal:   JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora Year: 2024 Vol: 3 (1)Pages: 221-231
JOURNAL ARTICLE

Relevansi Hukum Islam terhadap Pernikahan Adat Masyarakat Mandailing di Desa Tanjung Julu

Raja RitongaIrham Dongoran

Journal:   Shautuna Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab dan Hukum Year: 2024 Pages: 198-212
JOURNAL ARTICLE

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT HUKUM ADAT (MASYARAKAT DESA) DALAM MENDUKUNG PROGRAM EKONOMI KREATIF DESA SESUAI UU DESA

Aartje Tehupeiory

Journal:   Jurnal Hukum to-ra Hukum Untuk Mengatur dan Melindungi Masyarakat Year: 2019 Vol: 5 (2)Pages: 43-43
JOURNAL ARTICLE

Fenomena Larangan Perkawinan Adat Takepek menurut Hukum Islam

Sulhanuddin SulhanuddinKarmuji Karmuji

Journal:   HOKI Journal of Islamic Family Law Year: 2023 Vol: 1 (1)Pages: 1-9
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.