Asep Rusman Iriana SumiratCusmarih
Menurut data (WHO) pada tahun 2016 bahwa di Eropa prevelensi kejadian infeksi nosokomial setiap tahunnya lebih dari 4-4,5 juta pasien, sedangkan di Amerika Serikat prevelensi diperkirakan 1,7 juta pasien. Prevelensi ini mewakili 4,5 % untuk 99.000 kematian akibat infeksi nosokomial. Tercatat 7 kasus dari 100 penderita masuk rumah sakit di Negara berkembang dan 10 kasus dari 100 orang di Negara sedang berkembang yang terkena infeksi nosokomial. Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan perawat tentang kejadian infeksi nosokomial dengan upaya pencegahannya di lingkungan IGD Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Kelapadua Depok. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study yaitu suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor resiko dengan efek melalui pendekatan, dengan cara pendekatan, observasi dan pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach). Menunjukkan tingkat pengetahuan berhubungan dengan upaya pencegahan infeksi nosokiomial (p-value 0,003). Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pencegahan infeksi nosokiomial. Diharapkan pihak Rumah Sakit dapat memberikan pelatihan serta seminar bagi perawat terkait kemampuan dalam pencegahan dan pengendalian infeksi nosokomial, sehingga kenaikan angka kejadian infeksi nosokomial dapat dihindari.
Asep Rusman Iriana SumiratiAbdul Khamid
Hendri SupraptoAsep Rusman Iriana Sumirat
Betzaida Febriana SiburianHarsudianto Silaen
Tri SupratiningsihSri MintasihSiti Kamilah
Dewi RosmawarsariLastri RostitaRosi Nurdiyanti