Asep NurdiyanaIwan SetiawanSudradjat Sudradjat
Sebagai sebuah usaha peningkatan nilai tambah komoditas berbasis komunitas, agroindustri sangat prospektif, tetapi sebagian besar pelakunya abai terhadap analisis kelayakan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan pengolahan pisang menjadi keripik pisang; dan (2) Besarnya nilai tambah pengolahan pisang menjadi keripik pisang. Penelitian yang berjenis kualitatif dan bermetode studi kasus ini dilaksanakan di Agroindustri Keripik Pisang Karya Ayu Desa Pusakanagara Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis selama bulan november sampai bulan Desember. Lokasi dan informan penelitian dipilih secara sengaja, karena memproduksi keripik pisang dalam jumlah cukup besar, dan usahannya sudah berjalan selama 12 tahun. Data primer diperoleh dari informan melalui wawancara mendalam dengan menggunakan panduan wawancara. Data primer yang terkumpul dianalisis secara deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Biaya yang dikeluarkan oleh agroindustri keripik pisang dalam satu kali proses produksi sebesar Rp Rp 8.460.758, sedangkan penerimaan Rp 9.900.000, dan pendapatan Rp 1.439.242; dan (2) Nilai tambah yang diperoleh agroindustri keripik pisang sebesar Rp 2.030,57 per kilogram dalam satu kali proses produksi.
Wahyudin WahyudinTrisna Insan NoorRian Kurnia
Ma’la Dzurroh MuzkiyahUlpah JakiyahD. Yadi Heryadi
Sarno SarnoDwi Putriana Nuramanah KindingMuhamad Solekan
M. Alfian HamdaniSri MaryatiPande Komang SuparyanaProgram Studi Agribisnis, Universitas MataramPande Komang SuparyanaProgram Studi Agribisnis, Universitas Mataram
M. Alfian HamdaniSri MaryatiPande Komang Suparyana