JOURNAL ARTICLE

Pemanfaatan Tepung Mocaf Menjadi Ragam Olahan Pangan pada UMKM di Desa Sumberejo Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang

Abstract

Indonesia kaya akan sumber bahan pangan. Namun, masih banyak bahan pangan yang belum dimanfaatkan potensinya secara maksimal. Salah satu bahan pangan tersebut adalah Singkong. Tanaman ini merupakan bahan baku yang paling potensial untuk diolah menjadi tepung, salah satunya adalah tepung mocaf. Permasalahan yang terjadi adalah pengolahan tepung mocaf yang diproduksi oleh mitra belum bisa dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah makanan berbahan dasar tepung mocaf pada ibu-ibu di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang. Berdasarkan permasalahan tersebut, solusi yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah adalah dengan memberikan pelatihan tentang ragam olahan makanan dari tepung mocaf serta pendampingan dalam praktek pembuatan produk makanan tersebut. Pelatihan dan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam membuat berbagai olahan dari tepung mocaf. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah diskusi, wawancara, edukasi, pelatihan dan pendampingan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan November tahun 2021. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan tepung mocaf dan kemampuan terkait bagaimana membuat berbagai produk makanan dari tepung mocaf yang memiliki nilai gizi dan nilai jual yang tinggi. Indonesia is rich in food sources. However, many foodstuffs still have not been utilized to their maximum potential. One of the foodstuffs that can be processed into food is sweet potatoes, or what we commonly call cassava. This plant is the most potential raw material to be processed into flour, one of which is mocaf flour. The problem is that the processing of mocaf flour produced by partners has not been utilized optimally. This is due to the lack of knowledge and skills in processing food based on mocaf flour in mothers in Sumberejo Village, Pagar Merbau District, Deli Serdang Regency. Based on these problems, the solution to solve the problem is to provide training on the variety of processed foods from mocaf flour and assistance in the practice of making these food products. Training and mentoring are carried out to improve knowledge and skills in making preparations from mocaf flour. The methods used in this community service activity are discussion, interview, education, training and mentoring through the stages of preparation, implementation and evaluation. The result of this activity is the increasing public knowledge about the utilization of mocaf flour and related abilities to make various food products from mocaf flour that have high nutritional value and selling value.

Keywords:
Physics Food science Chemistry

Metrics

2
Cited By
0.38
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
0
Refs
0.61
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Citation History

Topics

Food and Agricultural Sciences
Life Sciences →  Agricultural and Biological Sciences →  Food Science
Public Health and Nutrition
Health Sciences →  Medicine →  Pediatrics, Perinatology and Child Health
Food Security and Socioeconomic Dynamics
Life Sciences →  Agricultural and Biological Sciences →  General Agricultural and Biological Sciences

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

BUDIDAYA TERNAK LEBAH DI DESA SUMBEREJO KECAMATAN MERBAU KABUPATEN DELI SERDANG

Thomson SebayangSalmiah SalmiahSri Fajar Ayu

Journal:   ABDIMAS TALENTA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Year: 2017 Vol: 2 (2)Pages: 168-178
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.