Afia NingrumMargiyati MargiyatiAnggit Eka Ratnawati
Latar Belakang: Anemia defisiensi besi pada ibu dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin/bayi saat kehamilan maupun setelahnya. Sebanyak 84,6% anemia pada ibu hamil terjadi pada kelompok umur 15-24 tahun. Berdasarkan hasil studi pendahuluan pada bulan Mei 2021 di Puskesmas Sewon II Bantul anemia pada ibu hamil masih cukup tinggi yaitu 295 orang. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi anemia pada ibu hamil di masa pandemi di Puskesmas Sewon II Bantul. Metode: Metode penelitian menggunakan deskripsi kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-September 2021 di Puskesmas Sewon II Bantul dengan populasi 295 ibu hamil dan sampel 75 ibu hamil dengan anemia. teknik pengambilan sampel random sampling dengan menggunakan rumus Slovin 10%. Instrumen penelitian yang digunakan checklist. variabel yang digunakan variabel tunggal. Analisis data yaitu univariat. Hasil: Faktor faktor yang mempengaruhi anemia pada ibu hamil adalah umur terbanyak usia 20 th- 35 th sebanyak 56 orang (74,7%), pekerjaan ibu adalah tidak bekerja dengan frekuensi 39 (52%), pendidikan SMA dengan frekuensi 40 (53,3%), paritas primipara dengan frekuensi 50 (66,7%), umur kehamilan Trimester III dengan frekuensi 37 (49,3%), status kek lila ?23,5 cm dengan frekuensi 54 (66,7%). Kesimpulan: Faktor-faktor yang mempengaruhi anemia pada ibu hamil masa pandemi adalah faktor pekerjaan ibu yaitu tidak bekerja yang mengakibatkan kebutuhan ekonomi ibu tergantung pada penghasilan suami.
Irene Audrey Davalynn PaneRini Sekartini
Sari CahyantiTri Wahyuning Pujiastuti
A.Ulfa FatmasantiKiki Reski Rahmadani BakriAsrianti Safitri Muchtar
Lasria Yolivia AruanRasmi ManullangPlora Novita Febrina SinagaCut Meliyanti ZA
Ade Novianti AzharTriani Arofah