Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan konseling untuk meningkatkan keterampilan sosial dari siswa korban perundungan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimen dengan desain one group-pretest-posttest-design. Subjek penelitian ini berjumlah 4 orang siswa SMAN 7 Penajam Paser Utara yang memiliki keterampilan sosial rendah dan menjadi korban perilaku perundungan di sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert untuk mengetahui tingkat keterampilan sosial siswa korban perundungan sebelum dan sesudah diberi perlakuan berupa layanan bimbingan konseling. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan uji-T. Dari hasil pengukuran yang dilakukan terdapat peningkatan keterampilan sosial siswa korban perundungan dari yang sebelumnya berada pada rata-rata skor 21 menjadi 41,75 poin. Dari hasil uji statistik menunjukkan bahwa Asymp Sig.(2-tailed) = 0,979 > 0,05 dan Z= 0,473 dan P value = 0,010. P value < α (0,010 < 0,05) yang menunjukkan bahwa layanan bimbingan konseling efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial siswa korban perundungan.
Rois Nafi'ul UmamCasmini Casmini
Azwar, BeniSantosa, PurbaHutami, Nikku Panduning
Donald IvantoroEka Desy PurnamaJanuar BudimanEdi Santoso