Marda NoliyaAnita AprianyPuji Setya Rini
Latar belakang: Pada remaja terdapat perubahan dramatis dalam pola tidur, termasuk berkurangnya durasi tidur, tertundanya waktu tidur, kualitas tidur pada remaja jugacenderung berkurang karena remaja mempunyai aktifitas social yang sangat padat dan masalah-masalah yang dihadapinya, seperti akses internet, jadwal sekolah yang padat, kegiatan ekstra diluar sekolah, peningkatan konsumsi kafein, faktor stress yang dialamiolehsiswa dan hal ini dapat mempengaruhi kualitas tidur pada siswa yang tergolong remaja. Tujuan: untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan tekanan darah pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi dengan pendekatan waktu crosssectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian iniadalah total sampling dengan sampel sebanyak 65 responden. Pengambilan data yaitu dengan pengukuran tekanan darah,dan kuesioner instrument Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengetahui pola tidur.Teknik analisis data dengan korelasi Chi Square. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli tahun 2018 . Hasil: Menunjukkan kualitas tidur buruk sebanyak 37 responden (56,9%)dan baik sebanyak 28 responden (43,1%). Tekanan darah tidak normal sebanyak 57 responden (87,7%), dan tekanan darah normal sebanyak8 responden (12,3%). Hasil analisa uji statistik kualitas tidur dengan tekanan darah sistolik didapatkan p=0,018. Kesimpulan: ada hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah pada remaja.. Kata kunci: Kualitas Tidur, Tekanan Darah
Sapuat SapuatTri AnjaswarniSarimun Sarimun
Laili Nuriya IstianiNi Luh Nopi AndayaniPutu Ayu Sita SaraswatiAnak Ayu Nyoman Trisna Narta Dewi
Aulia RachmanSepti Machelia Champaga NurseryIntan Permata Hati
Widya Ratna KusumaningrumRosalina RosalinaUmi Setyoningrum