Sapuat SapuatTri AnjaswarniSarimun Sarimun
Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih dan modern akan membuat remaja sering menunda waktu untuk tidur. Kebanyakan remaja memulai tidur lebih larut malam dan bangun lebih pagi dengan tuntutan untuk pergi kesekolah akibatnya kualitas tidur remaja menjadi buruk sehingga hal ini dapat berpengaruh terhadap prestasi belajar, perubahan tingkat emosional, dan perubahan tekanan darah remaja. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara kualitas tidur dengan perubahan tekanan darah pada remaja di SMK PGRI 3 Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi 946 siswa dengan sampel 42 siswa. Teknik sampling menggunakan proportionate stratified random sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi pearson product moment dengan derajad kemaknaan a = 0,05. Hasil uji statistik berjumlah 59,5% siswa mempunyai kualitas tidur buruk dan 71, 4 % siswa mengalami perubahan tekanan darah. Hasil analisis korelasi menunjukkan p-value 0,00 < 0,05. Disimpulkan ada hubungan antara kualitas tidur dengan perubahan tekanan darah dengan kekuatan hubungan kuat (r = 0,767). Disarankan agar pihak sekolah sedini mungkin agar memperhatikan anak didiknya yang dianggap memiliki kualitas tidur buruk dengan memberikan bimbingan konseling dan memberikan solusi kepada siswa yang mempunyai kualitas tidur yang tidak baik. Kata Kunci : Kualitas tidur, tekanan darah, remaja.
Marda NoliyaAnita AprianyPuji Setya Rini
Laili Nuriya IstianiNi Luh Nopi AndayaniPutu Ayu Sita SaraswatiAnak Ayu Nyoman Trisna Narta Dewi
J HarsismantoJuli AndriTirta Dwi PayanaMuhammad Bagus AndriantoAndry Sartika
Aulia RachmanSepti Machelia Champaga NurseryIntan Permata Hati
Widya Ratna KusumaningrumRosalina RosalinaUmi Setyoningrum