Fadilah HapidzUjang JamaludinAryanti Dwi Untari
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2 Labuan Banten merupakan salah satu pembangkit listrik yang berbahan bakar batu bara yang berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat sebagai proses percepatan energi listrik dalam memenuhi kebutuhan masyarakat secara luas. Saat ini kebutuhan batu bara masih menjadi sangat populer dikalangan industri, meskipun isu lingkungan dan transisi energi semakin mengemuka batu bara tetap menjadi sumber energi utama di Indonesia dikarenakan dari segi operasional masih cukup terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial yang ditimbulkan oleh keberadaan PLTU 2 Labuan Banten terhadap masyarakat Desa Teluk dan dampak ekonomi untuk meningkatkan perekonomian daerah untuk kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif, dimana peneliti menggambarkan dan menjelaskan situasi yang terjadi. Adapun untuk lokasi penelitian ini dilaksanakan di Desa Teluk Kecamatan Labuan dengan melibatkan masyarakat Desa Teluk, Perangkat Desa Teluk, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pandeglang. Sumber data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan, dari sisi positif memang adanya peningkatan perubahan energi sehingga memudahkan masyarakat dalam berbagai hal, sementara dari sisi negatif adanya kerusakan lingkungan yang mengakibatkan rusaknya mata pencaharian masyarakat nelayan yang mengakibatkan turunnya tingkat pendapatan serta tercemarnya kualitas udara yang dapat mengakibatkan menurunnya kualitas kesehatan masyarakat.
Dewi PrabandariAloysius Rengga
I MADE ANGGRESMA GUNA WIBAWADWI PUTRA DARMAWANWidhianthini Widhianthini
Nur FathonahNur KholilatusyahidahJuwita Anggraini