Zahara RahmadaniMaritsa NurahmiHilda RamadaniDia Ajeng Ramadani
Urgensi penelitian ini untuk mengetahui peran literasi digital dalam meningkatkan partisipasi politik generasi muda di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis konten dari berbagai sumber literatur yang relevan. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari artikel jurnal, buku, dan laporan penelitian yang membahas literasi digital dan partisipasi politik. Teknik pengumpulan data dikumpulkan melalui pencarian literatur di database akademik dan situs web yang relevan. Teknik analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi tema-tema utama dan hubungan antara tema-tema tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital tidak hanya meningkatkan kesadaran politik tetapi juga memfasilitasi keterlibatan yang lebih besar dalam diskusi politik. Namun, tantangan seperti penyebaran hoaks dan polarisasi opini juga perlu diatasi untuk memastikan kualitas partisipasi politik yang sehat. literasi digital memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan partisipasi politik generasi muda di media sosial. Kemampuan generasi muda untuk memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara kritis di ruang digital menentukan sejauh mana mereka dapat terlibat secara aktif, cerdas, dan bertanggung jawab dalam proses politik. Literasi digital memungkinkan mereka tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga aktor politik yang berdaya dalam membentuk opini publik dan mendukung keberlangsungan demokrasi digital yang sehat. Namun demikian, partisipasi politik generasi muda melalui media sosial masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, seperti kurangnya kemampuan membedakan informasi yang valid, tingginya penyebaran hoaks, serta polarisasi opini yang ekstrem.
Ratna RiyantiAmir LuthfiDian Rohana
Maulidha Sekar AyuniDiana Sari
Nurul FajriRaihal FajriNovi SulisawatiHelmi Helmi
Sandra AndiniDita Widia AdhaniRika Sartika
Ratna DewiReno FernandesSuryanef Suryanef