Rulida ElfizaHasbullah HasbullahHayatul Islami
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh merosotnya akhlak mulia pada zaman sekarang. Akhlak merupakan nilai luhur yang kini mulai sulit ditemukan, disebabkan oleh minimnya pemahaman terhadap nilai-nilai akhlak dalam al-Qur’an serta kuatnya pengaruh lingkungan negatif. Banyak manusia lebih mengikuti hawa nafsu dan amarah demi mengejar kedudukan dan kekayaan, hingga melupakan tugas utamanya sebagai hamba Allah SWT. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan (library research) dengan metode tahlili, yaitu metode penafsiran yang menjelaskan arti ayat al-Qur’an dari berbagai aspek berdasarkan urutan surah, hubungan antar ayat, asbabun nuzul, hadits-hadits terkait, serta pendapat sahabat dan ulama. Penelitian difokuskan pada penafsiran Tafsir Ibnu Katsir terhadap QS. Al-Hujurat yang membahas etika sosial. Data dikumpulkan melalui literatur-literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika sosial adalah seperangkat aturan dan norma yang mengatur perilaku individu dalam masyarakat, termasuk kebiasaan, sopan santun, serta adat istiadat. QS. Al-Hujurat memuat berbagai prinsip etika seperti larangan mendahului Allah dan Rasul-Nya, pentingnya memanggil dengan sopan, menjaga lisan, verifikasi berita dari orang fasik, serta tata krama dalam pergaulan. Selain itu, ditekankan pula larangan mencela, mengolok, memanggil dengan julukan buruk, mencari kesalahan orang lain, dan menggunjing. Keseluruhan nilai-nilai ini menunjukkan urgensi penerapan etika sosial Qur’ani dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berakhlak mulia.
Andi Abdul HamzahMuhammad Arfain
Abdul Aziz Zaenal MuttaqinFadlil Yani AinusyamsiPepe Iswanto
Samsidar SAMSIDARSyamsuriantoAchmad AbubakarHalimah BasriMuh. Azka Fazaka Rifa’i
Lukman Nul HakimIffatul Bayyinah