Siti Nurhaini NisaIrma Budiana
Dengan mempertimbangkan tujuan penelitian yang esensial, yakni menganalisis implementasi kurikulum merdeka pada konteks spesifik di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nurul Islam Sempur, Tangerang, secara mendalam, terutama dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V, peneliti mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif yang kaya akan nuansa, di mana proses pengumpulan data dilaksanakan secara komprehensif melalui serangkaian observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan berbagai stakeholder terkait, serta dokumentasi arsip yang relevan. Berdasarkan analisis ekstensif terhadap hasil penelitian yang terkumpul, terungkap bahwa kurikulum merdeka di lingkungan MIS Nurul Islam Sempur telah diimplementasikan dengan sangat terarah, difokuskan secara eksplisit pada penanaman Profil Pelajar Pancasila, khususnya dimensi akhlak mulia, yang secara simultan dikombinasikan dengan pemanfaatan metode pembelajaran berdiferensiasi yang adaptif, diintegrasikan secara kreatif dengan berbagai games edukatif yang dirancang untuk menciptakan suatu pengalaman belajar yang tidak hanya menarik tetapi juga sangat partisipatif bagi para siswa. Secara substansial, implementasi kurikulum yang fleksibel dan inovatif ini terbukti berhasil secara empiris dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V, baik itu motivasi intrinsik yang berasal dari dalam diri siswa maupun motivasi ekstrinsik yang dipicu faktor luar, suatu pencapaian yang sangat sejalan dengan perspektif teoritis Benjamin Bloom yang menekankan posisi motivasi sebagai elemen krusial yang tidak terpisahkan dalam pencapaian tujuan belajar yang optimal. Selanjutnya, peningkatan motivasi yang signifikan ini juga diperkuat oleh landasan teoretis dari konstruktivisme Vygotsky yang menekankan interaksi sosial dan pembangunan pengetahuan bersama, serta hierarki kebutuhan Maslow yang secara tegas menyoroti pentingnya penghargaan dan pengalaman langsung dalam proses pendidikan. Oleh karena itu, dapat ditarik simpulannya bahwa fleksibilitas kurikulum merdeka secara substansial telah mendorong peningkatan motivasi belajar yang sangat signifikan di MIS Nurul Islam Sempur, meskipun demikian, perlu diakui bahwa tantangan fasilitas yang berkaitan dengan keterbatasan ruangan kelas ganda masih tetap menjadi kendala yang harus segera diatasi untuk mengoptimalkan seluruh potensi kurikulum ini.
Fikra Filsafa IlmaRatna NulinnajaKivah Aha PutraM Zahrul Fuad
Munawir MunawirReti ZubaidahPinkan Wahyuningtias
Meilan UtiaSitti Roskina MasArifin Suking