A B S T R A KPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Lembaga BantuanHukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK)Medan dalam memberikan perlindungan hukum kepada perempuankorban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Denganmeningkatnya kasus KDRT di Indonesia, khususnya di SumateraUtara, LBH APIK Medan berperan penting dalam menyediakanlayanan bantuan hukum dan advokasi bagi perempuan yang seringkali terhambat oleh berbagai faktor sosial, ekonomi, dan budaya.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif denganpendekatan deskriptif, yang melibatkan wawancara mendalam,observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwaLBH APIK Medan tidak hanya memberikan bantuan hukum, tetapijuga melakukan advokasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakattentang hak-hak perempuan. Selain itu, penelitian inimengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi oleh LBH APIKdalam menjalankan perannya, termasuk keterbatasan sumber dayamanusia dan stigma sosial yang menghalangi korban untuk melapor.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenaiprosedur pemberian bantuan hukum, efektivitas layanan yang disediakan, serta rekomendasiuntuk meningkatkan perlindungan hukum bagi perempuan korban KDRT. Dengan demikian, LBHAPIK Medan memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan adil bagiperempuan.Kata Kunci: Peran, Lembaga Bantuan Hukum, Kekerasan dalam Rumah Tangga, Perempuan
Dian Elizah Orpa BaitanuSìmpexius AsaIshak Alfred Tungga
Dedy Suryanta SurbaktiMuhammad Fardian BilqisthiSebastian Areen ChicAndre Benneres Roberto