Adanya degradasi moral yang terjadi di kalangan generasi Indonesia menimbulkan keresahan yang tidak berkesudahan. Hadirnya beberapa kasus yang tidak mencerminkan karakter Indonesia yang bermartabat sering terjadi. Karenanya pemerintah tergerak untuk menata kembali pola pendidikan Indonesia dengan menghadirkan program pendidikan karakter. Madrasah Aliyah merupakan salah satu lembaga pendidikan yang memiliki perhatian pada program pendidikan karakter dengan melakukan beberapa kegiatan pembiasaan-pembiasaan baik yang dilakukan di madrasah. Implementasi manajemen pendidikan karakter di Madrasah perlu melibatkan seluruh komponen madrasah, yaitu peserta didik, guru dan staf, kepala madrasah, pimpinan pendidikan, dan orang tua Santri. Penggunaan pendekatan ini didasari oleh adanya kesadaran yang mendalam bahwa keberhasilan suatu pendidikan tidak hanya ditentukan oleh peran sekolah saja melainkan juga oleh peran orang tua dan masyarakat. Keberhasilan pelaksanaan manajemen pendidikan karakter tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab madrasah (kepala madrasah dan guru), melainkan juga orang tua Peserta didik. Karena implementasi manajemen pendidikan karakter menjadi tanggung jawab bersama antara kepala madrasah, guru dan orang tua Peserta didik, maka masing-masing di antara mereka harus mampu memerankan diri sebagai pendukung dalam keberhasilan penyelenggaraan pendidikan karakter.
Rabiatul AdawiyahYeny NasrilSurya BaktiAmsal Qori DalimuntheHasan Asari