ABSTRAK Makalah ini menyajikan gambaran mengenai membran gabungan yang dapat menggantikan sistem konvensional maupun membran tunggal dalam pretreatment, pengolahan air minum maupun pabrik desalinasi. Pada pengolahan air, dilibatkan proses konvensional yang masih didapatkan beberapa masalah seperti adanya polusi air, bertambahnya permintaan air maupun penggunaan air bersih berlebih. Dari masalah ini, diperkenalkanlah membran hybrid. Membran hybrid merupakan membran yang menggabungkan antara membran itu sendiri dengan proses lain seperti koagulasi, flokulasi maupun penukar ion. Terlepas dari itu, membran gabungan juga dapat merupakan gabungan dari membran-membran seperti nanofiltrasi-ultrafiltrasi. Dari berbagai literatur, terbukti bahwa membran hybrid ini memiliki keuntungan yang sangat banyak dan dapat menghilangkan partikel yang sebelumnya tidak dapat dihilangkan oleh sistem konvensional maupun membran tunggal itu sendiri. Namun, karena kurangnya uji coba, masalah biaya operasional masih belum diketahui dan diharapkan lebih banyak uji coba dengan skala yang lebih besar sehingga dapat diketahui biaya operasional yang dibutuhkan.
R. Kristoforus Jawa BendiFransiska SoejonoIan KurniawanTheresia SunarniYohanes Dicka Pratama
Sunit HendranaNoorika Retno WiduriMomon Sadiyatmo
Muthia ElmaMahmud MahmudAkhbar AkhbarLilis SuryaniFitri Ria MustalifahAulia RahmaDhiyaur RahmahNur Baity
Erna YuliwatiEdisfha Ajeng RahayuHeni YuniarElfidiah