Karin BilbinaKezia ManullangSriwahyuini Zega
Pelecehan seksual merupakan kenyataan yang memilukan dan membawa dampak mendalam dalam aspek fisik, emosional, psikologis, hingga spiritual. Dalam situasi seperti ini, gereja sebagai komunitas iman memiliki tanggung jawab untuk bukan hanya peduli, tetapi juga terlibat aktif membawa pemulihan bagi para korban. Salah satu bentuk pelayanan yang penting adalah melalui khotbah, yang berfungsi bukan sekadar menyampaikan ajaran, tetapi juga menjadi sarana pastoral yang memulihkan. Firman Tuhan yang diberitakan secara kontekstual dapat menyatakan kasih Allah yang menyembuhkan dan menerima mereka yang terluka. Oleh karena itu, penting bagi para pelayan firman untuk menerapkan prinsip-prinsip pelayan yang peka terhadap trauma, seperti menciptakan ruang aman, menyusun narasi pemulihan, dan menegaskan identitas korban sebagai pribadi yang berharga di mata Allah. Dengan prinsip tersebut, khotbah menjadi media yang dapat menghadirkan kasih dan kesembuhan dari Allah secara nyata.
Muhammad Putra Dinata SaragiKhusnul KhotimahMawaddah MawaddahDika SahputraAnnisa Arrumaisyah Daulay
Farsya Khairani Adi RamadhanAti KusmawatiIlma Husnul KhotimahNirmala Fakhira Khansa
Pini PitriaYeni KarneliNetrawati Netrawati