Pembelajaran berdiferensiasi ini mempunyai hubungan yang erat dengan kurikulum merdeka belajar yang saat ini sedang di gencarkan pada setiap institusi pendidikan di Indonesia yaitu sebagai pendekatan pembelajaran yang berusaha mengakomodir semua kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi di MIN 1 Tulungagung yang merupakan madrasah jenjang dasar yang menjadi percontohan pelaksanaan kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tehnik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan sehingga mendapat temuan yang valid, hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi di MIN 1 Tulungagung mencakup aspek diferensiasi konten, produk dan proses. Masing-masing aspek memiliki strategi, tantangan dan dampak yang positif bagi peserta didik. Pengembangan kompetensi guru penting dilakukan untuk menunjang pembelajaran berdiferensiasi ini lebih optimal. Dengan pembelajaran berdiferensiasi, peserta didik mempunyai motivasi belajar yang meningkat karena merasa berhasil dalam aktivitas belajarnya.
Okta RosfianiRafika Kauna SaidahMuhammad Fahmi ItsnainiRafly Purnama RifaldiFarhan Firliansyah
Deden Dicky DermawanYudi BudiantiArrahim ArrahimDwi Safitri MujianiFanny SumiratKhoirun Nisya
Chindy NadiaNur Meily AdlikaPutri Tipa Anasi
Redhatul FauziaZaka Hadikusuma Ramadan
Andi Annisa SulolipuMuh. YahyaErni RismawantiMuh. Anas