Kajian ini bertujuan merepresentasikan penguatan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal pada pembelajaran Bahasa Indonesia di era revolusi 5.0. Kajian dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan keperpustakaan. Data penelitian berwujud kata-kata atu kalimat yang menggambarkan pola implementasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Sumber data kajian berupa buku, artikel jurnal, dan sumber-sumber lain yang memiliki relevansi dengan tujuan penelitian. Berdasarkan kajian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa di era revolusi 5.0, penguatan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal pada pembelajaran Bahasa Indonesia dapat dilakukan melalui pola-pola yang beragam. Pola-pola yang ditawarkan berkaitan erat dengan teknologi dan digitalisasi, mulai dari pemanfaatan teknologi digital, membuat konten digital, pemanfaatan media sosial, dan lain sebagainya yang semuanya itu juga berkaitan erat dengan nilai-nilai kearifan lokal.
Muh. IrfanEdi FirmansyahNasruddin NasruddinMuhammad Wahyu Setiyadi
Lailatul FitriyahSuryani SuryaniDedi Febriyanto