Rendy Nugraha FrasandyElsi Adelia FitriHasnah HasnahAmeytia Rizka AuliaYangfah Nisa Septiana
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peserta didik belum berperan aktif dalam pembelajaran, kurangnya minat peserta didik dalam menjawab pertanyaan dari pendidik, dan disaat menjawab pertanyaan berdasarkan teks bacaan, peserta didik masih melihat buku teks bacaan tanpa memahami isi teks bacaan tersebut. Hal ini berdampak terhadap kemampuan membaca pemahaman peserta didik. Hal ini terlihat dari penilaian harian mata pelajaran Bahasa Indonesia, 100% peserta didik kelas IV hanya 27,5% yang tuntas, yaitu pada kelas IV A hanya 6 peserta didik yang tuntas dari 20 peserta didik dan kelas IV B hanya 5 peserta didik yang tuntas dari total 20 peserta didik. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan metode SQ3R dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan persentase perbandingan nilai pre-test dan post-test. Pada kelas eksperimen nilai rata-rata pre-test 56,45 dan meningkat signifikan pada nilai rata-rata post-test 88, sedangkan kelas kontrol nilai rata-rata pre-test 58.00 dan meningkat namun tidak signifikan pada nilai rata-rata post-test 76. Hal ini dikuatkan juga hasil analisis uji-t, nilai T.hitung 10.037 > T.tabel 2.024, dengan sig. 0.00 yang membuktikan perbedaan kemampuan membaca pemahaman antara yang menggunakan metode SQ3R dengan yang tidak menggunakan metode SQ3R.
Wahyu Indri LestariChairiyahIndarwati Indarwati
Wahyu Indri LestariChairiyahIndarwati Indarwati
Khaerunnisa KhaerunnisaRosdiah SalamUli Nur Mila Astuti
Nyangfah Nisa SeptianaRendy Nugraha Frasandy