Salsa Bilah Regita CahyaniNyoman Dewi PebryaniNi Kadek Yuni Diantari
Tradisi megengan merupakan ritual tradisional yang biasa dilakukan sebelum datangnya bulan Ramadhan dan sebagai proses penyambutan bulan Ramadhan. Megengan dapat diartikan sebagai rasa syukur kepada Tuhan karena diberi kesempatan hidup dan dapat bertemu lagi dengan bulan suci Ramadhan. Masyarakat biasanya berbondong-bondong untuk berziarah kubur terlebih dahulu, membersihkan, menaburi bunga, dan tidak lupa mendoakannya. Megengan dimulai saat petang dengan dihadiri para tamu undangan. Undangan yang bersila di atas tikar dihadapkan dengan ambengan sebagai sajian untuk acara megengan. Tradisi megengan menjadi konsep yang saya gunakan untuk penciptaan karya busana ini dengan judul Abimantra Kahuripan yang memiliki arti berkah kehidupan. Megengan memiliki makna menahan atau ngempet dari segala hal yang membatalkan puasa, seperti makan dan minum. Megengan juga memiliki arti keselamatan yang terjaga baik saat bulan Ramadhan
Dea Anggun AmandaI Gusti Bagus PriatmakaIda Ayu Kade Sri Sukmadewi
Ni Kadek Yunik AriyantiNyoman Dewi PebryaniNi Putu Darmara Pradnya Paramita
Luh Dian SuariIda Ayu Kade Sri SukmadewiI Wayan Sujana
Ni Made Diah SaraswatiTjok Istri Ratna Cora SudharsanaMade Tiartini Mudarahayu
Ni Luh Nila FebriantiIda Ayu Kade Sri SukmadewiI Wayan Karja