JOURNAL ARTICLE

MAKAN BESAPRAH PADA MASYARAKAT MELAYU SAMBAS DI JAWAI: IDENTIFIKASI NILAI-NILAI PSIKOLOGI

Cheldi Ibra Pradika

Year: 2025 Journal:   Jurnal Pendidikan Kebudayaan dan Keislaman Vol: 4 (1)Pages: 15-25

Abstract

Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki keragaman etnis dan budaya, salah satunya suku Melayu dengan tradisi makan besaprah. Tradisi ini merupakan warisan budaya temurun dan hingga kini masih dijalankan oleh sebagian masyarakat di Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas. Kajian mengenai praktik budaya ini, khususnya pada masyarakat Jawai, belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tradisi makan besaprah di Kecamatan Jawai serta mengkaitkannya dengan nilai-nilai psikologi, khususnya teori psychological well-being yang relevan dalam konteks kekinian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap salah satu subjek yang masih melaksanakan tradisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi makan besaprah bukan hanya sebatas aktivitas makan bersama, tetapi juga sarana untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan solidaritas antaranggota masyarakat dan keluarga, serta membangun kebahagiaan kolektif. Selain itu, tradisi ini mengajarkan nilai syukur atas rezeki yang diterima, sejalan dengan konsep psychological well-being yang menekankan pentingnya relasi positif, kebahagiaan, dan makna hidup dalam keseharian. West Kalimantan is one of the provinces in Indonesia that has ethnic and cultural diversity, one of which is the Malay tribe with the tradition of eating besaprah. This tradition is a hereditary cultural heritage and is still carried out by some people in Jawai District, Sambas regency. Studies on this cultural practice, especially in the Jawai people, have not been done much. This study aims to describe the tradition of eating besaprah in the District of Jawai and associate it with the values of psychology, especially the theory of psychological well-being that is relevant in the context of the present. This study uses descriptive qualitative methods with data collection techniques through interviews and observations of one of the subjects who still carry out the tradition. The results showed that the tradition of eating besaprah is not only limited to eating together, but also a means to strengthen friendship, increase solidarity between community members and families, and build collective happiness. In addition, this tradition teaches the value of gratitude for the sustenance received, in line with the concept of psychological well-being that emphasizes the importance of positive relationships, happiness, and the meaning of life in everyday life.

Keywords:

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
0
Refs
0.55
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Islamic Finance and Banking Studies
Social Sciences →  Business, Management and Accounting →  Accounting
Education and Islamic Studies
Social Sciences →  Social Sciences →  Education

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

NILAI DAKWAH DALAM TRADISI MAKAN BESAPRAH PADA MASYARAKAT MELAYU DI KABUPATEN SAMBAS

Lamazi Lamazi

Journal:   Jurnal SAMBAS (Studi Agama Masyarakat Budaya Adat Sejarah) Journal of Religious Community Culture Costume History Studies) Year: 2023 Vol: 5 (2)Pages: 1-8
JOURNAL ARTICLE

Makan Besaprah: Pesan Dakwah dalam Bingkai Tradisi pada Masyarakat Melayu Sambas, Kalimantan Barat

Mualimin Mualimin

Journal:   Ath Thariq Jurnal Dakwah dan Komunikasi Year: 2020 Vol: 4 (1)Pages: 1-1
JOURNAL ARTICLE

Tradisi Narup Pada Masyarakat Melayu Sambas Perspektif Nilai-Nilai Pendidikan Islam

Ma'ruf, Ma'rufJuliansyah, JuliansyahLestari, Vidia

Journal:   Khatulistiwa Journal of IAIN Pontianak (Institute of Research and Community Service (LP2M) of IAIN Pontianak) Year: 2024
JOURNAL ARTICLE

TRADISI MASYARAKAT SAMBAS: IDENTIFIKASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DAN EKSISTENSINYA

Arif JanuardiSuperman SupermanHaris Firmansyah

Journal:   Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Year: 2022 Vol: 13 (1)Pages: 185-185
JOURNAL ARTICLE

EKSISTENSI TRADISI PEMBACAAN ASSALAI/ASY’RAKAL DAN MAKAN BESAPRAH PADA PESTA PERNIKAHAN MASYARAKAT MELAYU KABUPATEN SAMBAS PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

Fathan Mun`in

Journal:   Khatulistiwa Journal of IAIN Pontianak (Institute of Research and Community Service (LP2M) of IAIN Pontianak) Year: 2017 Vol: 7 (2)
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.