Abstract

Setiap kota memiliki nilai historisnya masing-masing, termasuk aset bangunan tua, dan begitu pula dengan kota Jakarta. Selain untuk dinikmati, bangunan-bangunan tua ini memberikan pengalaman dan pemandangan masa lalu kota Jakarta. Dalam upaya melestarikan kawasan tersebut, Jakarta telah melakukan beberapa kali upaya revitalisasi, terutama dalam aspek aksesibilitas bagi pejalan kaki. Setelah dilakukannya revitalisasi tersebut, penulis melakukan studi mengenai keberhasilan program revitalisasi tersebut. Terlebih lagi, terdapat pelebaran jalur pejalan kaki dengan mengubah jalan raya menjadi jalur khusus untuk pejalan kaki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa upaya revitalisasi dengan melakukan konversi jalan dinilai cukup berhasil sehingga Kawasan Wisata Kota Tua Jakarta dapat dengan mudah dikenali, khususnya oleh pejalan kaki.

Keywords:

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
0
Refs
0.46
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Community-based Tourism Development and Sustainability
Social Sciences →  Social Sciences →  Sociology and Political Science
Agriculture and Agroindustry Studies
Life Sciences →  Agricultural and Biological Sciences →  General Agricultural and Biological Sciences
Architectural and Urban Studies
Social Sciences →  Arts and Humanities →  Conservation

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

KAJIAN PERMEABILITAS PADA KAWASAN BERSEJARAH BOAT QUAY, SINGAPURA

Arı Wıdyatı PurwantiasningLutfi PrayogiDedi HantonoYeptadian Sari

Journal:   Jurnal Arsitektur dan Perencanaan (JUARA) Year: 2022 Vol: 5 (1)Pages: 1-13
JOURNAL ARTICLE

KAJIAN KONSEP TEORI LIMA ELEMEN CITRA KOTA PADA KAWASAN KOTA TUA JAKARTA

Muhammad Akbar RafsyanjaniArı Wıdyatı Purwantiasning

Journal:   Nature National Academic Journal of Architecture Year: 2021 Vol: 8 (1)Pages: 31-31
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.