JOURNAL ARTICLE

Konflik Batin Tokoh Utama dalam Novel Pukul Setengah Lima Karya Rintik Sedu dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Sastra di SMA

Fitri HidayatiNani Solihati

Year: 2025 Journal:   Jurnal Onoma Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol: 11 (3)Pages: 3128-3145   Publisher: Universitas Cokroaminoto Palopo

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk konflik batin yang dialami oleh tokoh utama dalam novel Pukul Setengah Lima karya Rintik Sedu dengan menggunakan teori psikologi sastra Sigmund Freud, serta mengkaji implikasinya terhadap pembelajaran sastra di tingkat SMA. Dengan menerapkan teori psikologi sastra Sigmund Freud, penelitian ini meneliti konflik batin tokoh utama di novel Pukul Setengah Lima oleh Rintik Sedu, khususnya konsep id, ego, dan superego. Novel ini kaya akan penggambaran konflik batin, yang menggambarkan pergulatan psikologis tokoh Alina dalam menghadapi pandangannya terhadap kehidupan dan pencarian kebahagiaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan Teknik studi dokumentasi. Data dikumpulkan melalui kutipan dialog dan narasi dalam novel Pukul Setengah Lima yang dituliskan oleh Rintik Sedu. Analisis dilakukan dengan pendekatan psikologi sastra menggunakan teori kepribadian Sigmund Freud yang mencakup struktur Id, Ego dan Superego. Id Alina menampakkan keinginan untuk menghindari rasa sakit, melarikan diri dari kenyataan melalui kepura-puraan, dan mencari kepuasan instan. Ego berfungsi sebagai penengah, membantu Alina beradaptasi dengan realitas, menggunakan mekanisme pertahanan diri, dan menimbang situasi sulit. Sementara itu, superego berperan dalam memunculkan perasaan bersalah, kesadaran akan nilai-nilai moral, dan perjuangan untuk menghormati norma meskipun berhadapan dengan pengalaman traumatis. Temuan ini menunjukan bahwa konflik batin Alina didominasi oleh ketidakseimbangan antara dorongan bawah sadar dan norma social, yang mempengaruhi seluruh perjalanan hidup serta pilihan-pilihannya dalam cerita. Implikasi penelitian ini dalam pengajaran sastra di Tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) berdasarkan panduan kurikulum merdeka, relevan untuk Fase F (kelas XI dan XII). Analisis konflik batin dapat memperdalam pemahaman siswa terhadap karakter dan isu psikologis, serta mengembangkan empati dan kemampuan berpikir kritis. Studi ini menunjukkan bagaimana novel kontemporer dapat digunakan untuk mengajarkan aspek afektif sastra, membantu siswa mengidentifikasi dan merefleksikan dinamika psikologis yang dekat dengan kehidupan remaja, serta mengaplikasikannya dalam penulisan kreatif.

Keywords:
SMA* Art Mathematics Combinatorics

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
12
Refs
0.44
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Educational Methods and Media Use
Physical Sciences →  Computer Science →  Information Systems
Educational Research and Methods
Social Sciences →  Social Sciences →  Education
Mathematics Education and Pedagogy
Physical Sciences →  Mathematics →  Applied Mathematics

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Konflik Batin Tokoh Utama pada Novel Pukul Setengah Lima Karya Rintik Sedu

Ismawar IsmawarTato NuryantoNurhannah Widianti

Journal:   Disastra Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Year: 2025 Vol: 7 (1)Pages: 45-45
JOURNAL ARTICLE

Konflik Batin Tokoh Utama dalam Novel Kata Karya Rintik Sedu

Moch. Muhlason

Journal:   Jurnal Simki Pedagogia Year: 2021 Vol: 4 (2)Pages: 179-187
JOURNAL ARTICLE

Kepribadian Tokoh Alina Dalam Novel Pukul Setengah Lima Karya Rintik Sedu (Kajian Psikoanalisis)

Tria Destira Abd RahmanKarmin BaruadiHerson Kadir

Journal:   Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Year: 2025 Vol: 4 (1)Pages: 3864-3872
JOURNAL ARTICLE

Konflik Sosial dalam Novel Pukul Setengah Lima Karya Rintik Sedu Pendekatan Sosiologi Sastra

Chika MarsellaArju SusantoKurnia Rachmawati

Journal:   Jurnal Onoma Pendidikan Bahasa dan Sastra Year: 2025 Vol: 11 (1)Pages: 1184-1195
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.