Abstract. Effective Qur’anic learning is crucial in shaping a generation that understands and practices Islamic teachings. This study compares the Qur’anic reading abilities of students using the Tilawati method at MDT Yusuf Al-Barkah and the Iqra’ method at MDT Al-Ma’ruf Lembang. The Tilawati method includes melodic variations but still shows errors in short recitations, while the Iqra’ method, lacking melodic variation, results in hesitant reading. The study employed an independent t-test with a saturated sample of 30 students. Data were collected through a Qur’anic reading test. The results showed average scores of 68.67 for Tilawati and 65.33 for Iqra’, both categorized as moderate. Although Tilawati showed a slightly higher average, statistical analysis revealed no significant difference (p = 0.675 > 0.05). Abstrac. Pembelajaran Al-Qur’an yang efektif sangat penting untuk membentuk generasi yang memahami dan mengamalkan ajaran Islam. Penelitian ini membandingkan kemampuan membaca Al-Qur’an santri yang menggunakan metode Tilawati di MDT Yusuf Al-Barkah dan metode Iqra’ di MDT Al-Ma’ruf Lembang. Metode Tilawati disertai variasi nada namun masih ditemukan kesalahan dalam bacaan pendek, sedangkan metode Iqra’ tanpa variasi menyebabkan bacaan terbata-bata. Penelitian menggunakan uji t-test independen dengan sampel jenuh sebanyak 30 santri. Data diperoleh melalui tes membaca Al-Qur’an. Hasil menunjukkan rata-rata nilai Tilawati 68,67 dan Iqra’ 65,33, keduanya dalam kategori sedang. Meski Tilawati lebih unggul, tidak ditemukan perbedaan signifikan secara statistik (p = 0,675 > 0,05).
Mochammad Fardan Adib MasyruhanSanti Lisnawati
Siti Maulida UlvaAhmad Izza MuttaqinMuhammad Endy FadlullahAnis Fauzi