Shilviana AzkaSulyana DadanRili Windiasih
Kesenian tradisional merupakan identitas budaya bagi masyarakat lokal dan penting untuk dilindungi identitasnya agar tidak kehilangan identitas masyarakat berbudaya di tengah arus globalisasi yang mana budaya tradisional ini jadi kurang diapresiasi dibandingkan dengan budaya asing yang populer dan mudah diterima di masyarakat. Saat ini banyak kebudayaan asing yang masuk dengan mudah dan tidak dapat dihindari karena adanya pengaruh globalisasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu kualitatif deskriptif, penentuan informan menggunakan purposive sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu melalui pemberdayaan melalui pendidikan, kolaborasi dan meluaskan jaringan, kerja sama dengan pemerintah, melalui dokumentasi dan melalui workshop kebudayaan. Adapun faktor pendukung yaitu adanya dukungan dari pemerintah berupa bantuan anggaran dan memberikan kesempatan kepada para seniman untuk tampil dibeberapa acara dan dukungan lain diberikan oleh masyarakat berupa antusias para masyarakat Pemalang dalam mengikuti segala kegiatan yang diadakan Sanggar Kaloka. Adapun faktor penghambat yaitu kurangnya minat para anak muda khususnya anak laki-laki dalam mempelajari dan melestarikan kesenian tradisional.
Nuria AstaginiNathaniel Antonio Parulian
Tyas Chandra PurnamaMaman Suherman