Syhabuddin Al-TapsiTeuku Soedono Sasmoyo Janapriya
Konsistensi rendahnya nilai Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Provinsi Jawa Barat mencerminkan berbagai isu strategis yang dihadapi, seperti daya saing tenaga kerja muda, disparitas kualitas sumber daya manusia, ketimpangan antarwilayah, perlambatan pertumbuhan ekonomi, dan optimalisasi tata kelola pemerintahan. Pendekatan Location Quotient (LQ) dan Shift Share digunakan untuk menganalisis data sekunder mengenai domain dan nilai IPP dari tahun 2019 hingga 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kekuatan serta keunggulan setiap domain penyusun IPP di Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun domain pendidikan memiliki dampak terbesar terhadap nilai IPP nasional, bersama dengan domain lapangan dan kesempatan kerja serta partisipasi dan kepemimpinan, ketiga domain tersebut masih menghadapi tantangan pertumbuhan yang lambat dan belum memiliki daya saing yang memadai. Sebaliknya, keunggulan terletak pada domain gender dan diskriminasi serta domain kesehatan dan kesejahteraan, yang menunjukkan progresivitas yang positif. Penelitian ini telah melengkapi analisis daya saing antar domain IPP yang belum banyak dibahas sehingga gambaran kompetitif antar domain IPP dapat dipahami lebih mendalam.
Siska FitriyantiHerry Azhar Pradana
Radite Ranggi AnantaDaei AljanniAbi UmarohSyifa YustianaRizki Anugrah Robby
Muhammad TaufiqAbela ChairunnisaGita Zulfie
Yoga Putut AfandiAnang Muftiadi