Alexa Rheva AnggelaAngelia Krisdanti Nasera PutriAmanda Ratu HamizaEliza Mohga ElhakimSalwatul AisyJumiati JUMIATIBoni Saputra
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi e-government dalam sistem administrasi pemerintahan di Kota Payakumbuh, dengan fokus pada pelaksanaan Mal Pelayanan Publik (MPP) dan pemanfaatan teknologi informasi sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaksanaan layanan digital seperti e-Kinerja dan e-KKPR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Payakumbuh telah menunjukkan komitmen kuat terhadap transformasi digital, ditandai dengan keberadaan MPP sebagai pusat layanan terpadu dan pemanfaatan aplikasi berbasis web untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Analisis menggunakan model Edward III mengungkapkan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan MPP ditentukan oleh empat faktor utama, yaitu komunikasi yang efektif, ketersediaan dan kualitas sumber daya manusia, disposisi pelaksana yang positif, serta struktur birokrasi yang jelas dan terstandar melalui SOP. Namun demikian, penelitian juga menemukan adanya kendala seperti keterbatasan SDM di beberapa loket layanan dan anggaran operasional yang belum optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan regulasi, koordinasi antarlembaga, serta penguatan kapasitas SDM dalam mendorong keberhasilan e-government di daerah.
Muhammad Alfi Maulana AmmasArdi Faiz AlfianshahArlian Efrata TariganAndi GunawanMuhammad Idham
Lia MuliawatyShofwan Hendryawan
Posmaria SiallaganHendri KoeswaraIsfarudi Isfarudi
Novie Annasthasya Martha Safira IsmantoNuri Herachwat