JOURNAL ARTICLE

POLA ADAPTASI MAHASISWA RANTAU DALAM MENGHADAPI CULTURE SHOCK

Shabrina KhoirunnisaLucky Ade SessianiIkhrom Ikhrom

Year: 2025 Journal:   PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol: 5 (1)Pages: 316-329

Abstract

Inter-regional students often experience culture shock due to differences in culture, language, and social norms in a new environment. This study aims to identify adaptation patterns used by inter-regional students in dealing with culture shock, such as describing emotional experiences, behaviors, and changes in cultural perceptions, and exploring the role of social support in the adaptation process. This study uses a qualitative phenomenological method with purposive sampling of five students from outside Java who are studying in Java and have lived in Java for at least one year. The results of the study indicate that adaptation takes place through academic, social, emotional, and institutional aspects, support from family, peers, fellow inter-regional friends, campus communities, and one's own coping strengths have been shown to accelerate the adaptation process. Adaptation does not only depend on external support, but also on personal resilience in building routines and accepting cultural changes. These findings confirm that the adaptation of inter-regional students is a gradual, dynamic, and multidimensional process that requires openness, good coping strategies, and ongoing social support. ABSTRAK Mahasiswa rantau seringkali mengalami culture shock akibat perbedaan budaya, bahasa, dan norma sosial di lingkungan baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola adaptasi yang digunakan mahasiswa rantau dalam menghadapi culture shock, seperti menggambarkan pengalaman emosional, perilaku, dan perubahan persepsi budaya, serta mengeksplorasi peran dukungan sosial dalam proses adaptasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling terhadap lima mahasiswa dari luar Pulau Jawa yang sedang menempuh pendidikan perkuliahan di Jawa dan telah tinggal di Jawa minimal selama satu tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi berlangsung melalui aspek akademik, sosial, emosional, dan institusional, dukungan dari keluarga, teman sebaya, teman sesama perantau, komunitas kampus, serta kekuatan coping diri sendiri terbukti mempercepat proses adaptasi. Adaptasi bukan hanya bergantung pada dukungan eksternal, tetapi juga pada ketahanan pribadi dalam membangun rutinitas dan menerima perubahan budaya. Temuan ini menegaskan bahwa adaptasi mahasiswa rantau adalah proses bertahap, dinamis, dan multidimensional yang memerlukan keterbukaan, strategi coping yang baik, serta dukungan sosial yang berkelanjutan.

Keywords:
Environmental science

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
9
Refs
0.16
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Educational Methods and Impacts
Social Sciences →  Social Sciences →  Education

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Pola Adaptasi Mahasiswa Rantau Luar Surabaya Dalam Menghadapi Cuture Shock

Abim Prima PrayogaPambudi Handoyo

Journal:   Jurnal Dinamika Sosial Budaya Year: 2023 Vol: 25 (2)Pages: 153-158
JOURNAL ARTICLE

Komunikasi Antarbudaya Mahasiswa Rantau Dalam Menghadapi Culture Shock Di Madura

Mitha AmbarwatiYudiana Indriastuti

Journal:   Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Year: 2022 Vol: 8 (1)Pages: 9-24
JOURNAL ARTICLE

Proses Adaptasi Culture Shock Pada Mahasiswa Rantau FKIP Untirta

Nanik SaputriRizki SetiawanNurul Hayat

Journal:   EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Year: 2024 Vol: 7 (2)Pages: 260-268
JOURNAL ARTICLE

ADAPTASI MAHASISWA PERTUKARAN DALAM MENGHADAPI CULTURE SHOCK (STUDI FENOMENOLOGI MAHASISWA PMM DI UNIVERSITAS MALIKUSSALEH)

Ira Ardila

Journal:   Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Year: 2023 Vol: 5 (2)Pages: 105-118
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.