Wahyu WidyatmokoYasintha Sari PratiwiAyu PramestieFaldha Pebrianti Pangke
Remaja menghadapi berbagai tantangan psikologis, termasuk stres, kecemasan, dan rendahnya harga diri, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental mereka. Studi ini mengikuti lima tahap sistematis, yaitu: (1) merumuskan pertanyaan penelitian yang jelas dan spesifik, (2) mengidentifikasi publikasi literatur yang relevan dari empat database jurnal elektronik internasional (Scopus, EBSCOhost, ScienceDirect, dan Emerald Insight) serta sumber lain seperti daftar referensi dari artikel terkait, (3) melakukan asesmen kualitas studi berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, termasuk relevansi judul, tahun publikasi, abstrak, serta kriteria inklusi dan eksklusi, (4) meringkas bukti-bukti yang diperoleh untuk mengidentifikasi pola temuan, dan (5) menginterpretasikan hasil tinjauan untuk menyusun kesimpulan yang komprehensif. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa konseling berbasis alam hadir dalam berbagai bentuk intervensi, seperti ekspedisi luar ruangan, terapi berbasis alam, dan program pendidikan berbasis lingkungan. Intervensi ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis remaja, termasuk peningkatan harga diri, resiliensi, keterampilan menghadapi tekanan, serta keterhubungan dengan alam. Selain itu, studi ini menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut dengan metodologi yang lebih ketat untuk memperkuat bukti ilmiah mengenai efektivitas konseling berbasis alam di berbagai konteks pendidikan dan populasi remaja yang lebih luas.
Didi KurniawanJunaiti SaharEtty RekawatiRatu Ayu Dewi Sartika
Yusnita Julyarni AkriDiny Puspitasari
Denisa JauhanitaAyun SriatmiMartha Irene Kartasurya
Dina Setya Rahmah KelreyHenny PermatasariWidyatuti WidyatutiDwi Cahya Rahmadiyah
Delly Arfa SyukrowardiJunaiti SaharAstuti Yuni NursasiImami Nur RachmawatiBahrul Hayat