Ratu ZaharaMuhammad Dika SyafrizalMuhammad AmriNur Syamsi Anjani
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis moderasi beragama dalam konteks pluralisme terhadap Qs. Al Kafirun studi komparatif tafsir Ibn Katsir dan Tafsir Al Misbah, dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian library research menggunakan literatur seperti, jurnal, buku, serta laporan penelitan terdahulu. Moderasi beragama dalam konteks pluralisme merupakan suatu hal yabg penting dalam menjaga keseimbangan terhadap keberagaman agama, dengan menekankan toleransi dan penerimaan terhadap perbedan tanpa menghilangkan atau menyamakan perbedan yang ada. Dalam penulisan ini memakai ada Qs. Al-Kafirun yang menceritakan tentang perbedaan keyakinan antar umat beragama, dan mengajarkan untuk bersikap toleransi dalam interaksi sosial dengan tidak mengorbankan keimanan, pada surah ini umat islam diperintahkam untuk tetap berpegang teguh terhadap keimanan dan tidak terpengaruh oleh keyakinan serta praktik yang bertentangan dengan ajaran Islam. Pada penuliasan studi komparatif antara Tafsir Ibn Katsirdan Tafsir Al- Misbah, terdapat perbedaan pandanganyang berbeda antara kedua kitab tafsir tersebut, menurut Ibn Katsir dalam kitabnya tafsir Ibn Katsir menyatakan bahwa umat islam selalu berpegang teguh pada keyakinannya dan tidak adanya toleransi dalam hal aqidah dan ibadah. Sedangkan menurut M. Quraish Shihab dalam kitabnya tafsir Al-Misbah menyatakan bahwa pentingnya menimbulkan sikap toleransi dalam hubungan muamalah antar umat beragama tanpa mengorbankan keyakinan. Hasil dari penelitian ini adalah pentingnya bersikap toleransi antar umat beragama dalam konteks muamalah atau interaksi sosial dengan tidak mengorbankan aqidah
Indriani IndrianiLiliana Maqna HiliraMutiara MutiaraYuni Khairani
Muhammad Hasyim MarzuqiFuad Faqih
Siti IstiqomahIrma Rumtianing Uswatul Hanifah