JOURNAL ARTICLE

Kajian Teologis Pelayanan Pastoral Berdasarkan Yohanes 21:15-17 Serta Implikasinya Dalam Penggembalaan Gereja Masa Kini

Abstract

ABSTRACTPastoral ministry has an important role in determining the progress and retreat of a church. Shepherding is an activity that does many good things, such as helping sick congregations, praying for them, and caring for those in need. This research aims to descriptively describe pastoral ministry in John 21:15-17 to answer the basic needs of pastoral care today. Pastoral ministry in the perspective of the Gospel of John 21:15-17 is that pastoral ministry must be able to influence the life of the congregation as a whole. Pastoral service is carried out on a continuous basis accompanied by sincere love as the basis for pastoral care. In fact, pastoral ministry must provide a sense of comfort and security for the members of the congregation like a sheep that is lovingly protected by its shepherd. Therefore a shepherd must have some competencies such as having a Christian character, having a heart that loves all his sheep or his group, serving faithfully, serving voluntarily and serving by example.Keywords: John 21; Service; Pastoral; Implication; Grazing; Church; today.ABSTRAKPelayanan pastoral memiliki peranan penting dalam menentukan maju mundurnya sebuah gereja. Pengggembalaan adalah kegiatan yang melakukan banyak hal baik, seperti menolong jemaat yang sakit, mendoakan mereka, dan memperhatikan mereka yang membutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan secara deskritif pelayanan pastoral dalam Yohanes 21:15-17 untuk menjawab kebutuhan dasar pengembalaan masa kini. Pelayanan pastoral dalam persepektif Injil Yohanes 21:15-17 adalah penggembalaan harus dapat mempengaruhi kehidupan jemaat secara keseluruhan. Pelayanan pastoral dilakukan secara bekelanjutan yang disertai dengan kasih yang tulus sebagai dasar penggembalaan. Sejatinya pelayanan pastoral harus memberikan rasa nyaman dan keamanan bagi anggota jemaat sebagaimana domba yang dilindungi dengan kasih oleh gembalanya. Karena itu Seorang gembala harus memiliki beberapa kompetensi seperti memiliki karakter Kristu,s memiliki hati yang mengasihi semua dombanya atau kelompoknya, melayani dengan setia, melayani dengan sukarela dan melayani dengan keteladanan.Kata Kunci: Yohanes 21; Pelayanan; Pastoral; Implikasi; Penggembalaan; Gereja; Masa Kini.

Keywords:
Philosophy Sociology

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
0
Refs
0.08
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Contemporary Christian Leadership and Education
Social Sciences →  Arts and Humanities →  Religious studies

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Penggembalaan Berdasarkan Yohanes 10:1-18 Serta Implikasinya Bagi Jemaat Masa Kini

Richard SulemanHardi Budiyana

Journal:   Veritas Lux Mea Year: 2024 Vol: 6 (1)Pages: 185-197
JOURNAL ARTICLE

Kajian Teologis tentang Kesetiaan dalam Kitab Hosea dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini

Hotdina Veronika SiregarNeli Febriyanti AdangMalik Bambangan

Journal:   JURNAL RISET RUMPUN AGAMA DAN FILSAFAT Year: 2025 Vol: 4 (2)Pages: 325-342
JOURNAL ARTICLE

Analisis Teologis Gereja yang Reformatoris serta Implikasinya bagi Kekristenan Masa Kini

Yornan Masinambow

Journal:   Pengarah Jurnal Teologi Kristen Year: 2020 Vol: 2 (2)Pages: 183-196
JOURNAL ARTICLE

Kajian Teologis tentang Mazmur 23:1-6 dan Penerapannya dalam Pelayanan Gereja Masa Kini

Miraniat Hati GuloAgustinus GuloHerdiana Sihombing

Journal:   Jurnal Teologi dan Pelayanan Kerusso Year: 2024 Vol: 9 (2)Pages: 355-369
JOURNAL ARTICLE

Kajian Teologis tentang Mazmur 23:1-6 dan Penerapannya dalam Pelayanan Gereja Masa Kini

Miraniat Hati GuloAgustinus GuloHerdiana Sihombing

Journal:   Jurnal Teologi dan Pelayanan Kerusso Year: 2024 Vol: 9 (2)Pages: 355-369
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.