Dita Martina MahardhikaSri Ratna DewiI Wayan Eka Arsana
Stres merupakan masalah kesehatan jiwa yang dapat terjadi pada mahasiswa kedokteran. Stres menyebabkan pembelajaran tidak efektif. Studi yang tidak efektif dapat menyebabkan motivasi yang lebih rendah dan kemungkinan kegagalan dalam pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara stres dengan motivasi belajar pada mahasiswa tingkat pertama Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel secara total sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data tingkat stres dan motivasi belajar menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan univariat dan analisis bivariat uji Spearman Rank Correlation. Hasil akhir analisis univariat, responden mengalami tingkat stres sangat berat (65,4%) dan memiliki motivasi belajar rendah (73,1%). Berdasarkan analisis bivariat dengan uji Spearman Rank Correlation didapatkan hubungan bermakna antara stres dengan motivasi belajar dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05) dan nilai koefisien korelasi sebesar -0,423. Mahasiswa diharapkan dapat ikut serta dalam pencegahan stres di area Sekolah Tinggi dan peneliti selanjutnya diharapkan menambahkan faktor lain yang berpengaruh tehadap hubungan stres dengan motivasi belajar.
Ryan Prasdinar Pratama PutraIda Ayu Eka WidiastutiWahyu Sulistya Affarah
Iffah RizqiLucy Marturia BangunRiry Ambarsarie
Wahyu K. AjhieBilly Mathew HadapJoice N. A. Engka
Metta Andriliani TantraEnny Irawaty
I Gusti Made Arya Janardana KepakisanPutu Asih PrimatantiAnak Agung Gede Indraningrat