Bahasa Jawa memiliki variasinya di setiap daerah. Sebagai kabupaten di Jawa Timur, Tulungagung memiliki variasi bahasa Jawa. Variasi bahasa Jawa juga digunakan dalam komunikasi di WhatsApp. Penelitian ini bertujuan memaparkan variasi bahasa Jawa oleh masyarakat Tulungagung dalam berkomunikasi di WhatsApp. Landasan teori yang digunakan adalah sosiolinguistik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian adalah masyarakat Tulungagung yang berkomunikasi di WhatsApp. Data penelitian berupa data tulis dan lisan dari WhatsApp pribadi Peneliti. Metode penyediaan data yang digunakan adalah simak dan cakap.Berdasarkan penelitian, variasi bahasa Jawa yang digunakan adalah penggunaan slang oleh laki-laki dan perempuan usia muda, kata sapaan oleh laki-laki dan perempuan usia muda dan dewasa, dialek Tulungagungan oleh laki-laki dan perempuan usia muda dan dewasa, dan ragam krama desa oleh laki-laki dan perempuan usia muda dan dewasa. Variasi bahasa mencerminkan identitas sosial budaya masyarakat. Penggunaan variasi bahasa memiliki fungsi sosial, yakni fungsi keakraban, kesantunan, dan penunjuk identitas. Kata Kunci: Variasi bahasa, Sosiolinguistik, Identitas Sosial Budaya, Masyarakat Tulungagung
Nur HasanahYusak HudiyonoJaka Farih Agustian
Muhammad Reza ArdhanaM. Rusydi AhmadSyamsul Rijal
Winda Putri RejekiAfnita Afnita
Fitri Aulia AzzahraSulastriningsih DjuminginMuhammad Saleh