Dede NurhasanahHerna IndrianaB. Herawan HayadiFurtasan Ali YusufSumiyati SumiyatiNaseh Naseh
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan utama untuk menyelidiki sejauh mana efektivitas program bimbingan dan konseling dalam mengoptimalisasikan kecerdasan spiritual dan emosional siswa. Pendekatan kualitatif dipilih sebagai kerangka penelitian, dengan menerapkan metode kepustakaan untuk merinci jawaban terhadap pertanyaan penelitian yang diajukan. Berbagai perilaku yang dianggap menyimpang, seperti membolos, menyontek, tindak bullying, konflik fisik (tawuran), dan perilaku negatif lainnya, memiliki potensi dampak negatif yang signifikan pada kondisi pembelajaran siswa. Situasi pembelajaran yang buruk ini cenderung dipengaruhi oleh faktor-faktor internal dan eksternal yang ada di sekitar siswa. Oleh karena itu, pengembangan kecerdasan spiritual dan emosional menjadi prioritas utama dalam konteks pendidikan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya permasalahan tersebut. Program bimbingan dan konseling diakui sebagai sarana yang efektif untuk mengembangkan kecerdasan siswa, khususnya dalam bidang kecerdasan spiritual dan emosional. Kedua dimensi kecerdasan ini diyakini mempunyai peran penting dalam membentuk perilaku, norma, nilai, dan karakter siswa di kelas. Dengan demikian, penelitian ini menyoroti kebutuhan mendesak untuk memperkuat peran program bimbingan dan konseling dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pertumbuhan holistik siswa, dengan fokus khusus pada pengoptimalan kecerdasan spiritual dan emosional mereka.
Nanik SuryatiMohammad Salehudin
Uci Purnama SariLitemiReni Hariani