Suheti SuhardiAndi Syarifah IrmadaniAgusalim
Kehamilan merupakan periode rentan yang dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas ibu apabila tidak terdeteksi sejak dini. Kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan menjadi faktor utama keterlambatan mencari pertolongan medis. Edukasi melalui media digital seperti video edukasi dapat meningkatkan pemahaman ibu hamil.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi tentang tanda-tanda bahaya kehamilan melalui video edukasi terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil. Metode: Penelitian ini menggunakan desain one-group pretest-posttest dengan 66 responden ibu hamil di Puskesmas Cendrawasih, Makassar. Intervensi dilakukan melalui pemutaran video edukasi dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan rendah hingga sedang tentang tanda-tanda bahaya kehamilan, dengan skor pretest rata-rata 45,32. Setelah diberikan edukasi melalui video, terjadi peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan ibu hamil dengan skor rata-rata posttest sebesar 67,89. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa edukasi melalui video secara signifikan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan. Peningkatan ini terutama terlihat pada pemahaman mengenai tanda-tanda bahaya utama seperti pendarahan, nyeri hebat, dan gerakan janin yang berkurang. Kesimpulan: Video edukasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait tanda-tanda bahaya kehamilan. Hasil ini dapat menjadi dasar dalam pengembangan metode edukasi kesehatan berbasis digital untuk menurunkan angka kematian ibu.
Adisty Dwi TreasaNur Rahma SrifitayaniRicda Nurhikmayanti HamzahRatna Dewi
Erma RetnaningtyasRetno Palupi Yoni SiwiAnggrawati WulandariHusnul QoriahDewi RizkaRisma QoriMustika SabdoSaryati Malo