JOURNAL ARTICLE

HUBUNGAN KONSUMSI KOPI DAN KUALITAS TIDUR DENGAN PENINGKATAN TEKANAN DARAH

Eka Mei DianitaSupriliyah PraningsihRini Nur Diana

Year: 2024 Journal:   Jurnal Kesehatan Tambusai Vol: 5 (4)Pages: 13219-13227   Publisher: Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Abstract

Konsumsi kopi sering dikaitkan dengan sejumlah faktor risiko penyakit jantung koroner, termasuk meningkatkan tekanan darah dan kadar kolesterol darah. Peningkatan konsumsi kopi dapat berdampak negatif pada kualitas tidur. Kualitas tidur yang buruk dapat mengubah hormon stres kortisol dan sistem saraf simpatik, sehingga menyebabkan peningkatan tekanan darah. Desain penelitian pada penelitian ini menggunakan Observasional dengan pendekatan Cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah 70 mahasiswa STIKes Pemkab Jombang. Instrumen Penelitian pada penelitian ini sphygmomanometer, stetoskop untuk mengukur tekanan darah dan kuesioner The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Analisis data menggunakan uji Spearman Test. Hasil penelitian uji Spearman’s rho didapatkan bahwa terdapat hubungan antara konsumsi kopi dengan tekanan darah dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,003 dan terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,007. ada hubungan antara konsumsi kopi dengan tekanan darah dan ada hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah. Semakin sering konsumsi kopi maka semakin tinggi resiko peningkatan tekanan darah individu, begitu juga sebaliknya semakin jarang konsumsi kopi maka semakin rendah risiko peningkatan tekanan darah individu. Peningkatan tekanan darah yang terjadi pada responden berbeda-beda tingkatannya karena banyak faktor yang mempengaruhi peningkatan tekanan darah diantaranya yaitu genetik, obesitas, asupan garam, gaya hidup, dan konsumsi alkohol dan kafein atau konsumsi kopi. Semakin buruk kualitas tidur maka semakin tinggi risiko peningkatan tekanan darah individu, begitu juga sebaliknya semakin baik kualitas tidur maka semakin rendah risiko peningkatan tekanan darah individu. Hubungan tersebut merupakan hasil dari mekanisme biologis, menunjukkan bahwa kurang tidur dapat mengubah hormon stress kortisol dan sistem saraf simpatik, sehingga terjadi peningkatan tekanan darah.

Keywords:
Medicine

Metrics

0
Cited By
0.00
FWCI (Field Weighted Citation Impact)
0
Refs
0.33
Citation Normalized Percentile
Is in top 1%
Is in top 10%

Topics

Food and Agricultural Sciences
Life Sciences →  Agricultural and Biological Sciences →  Food Science

Related Documents

JOURNAL ARTICLE

Hubungan Kualitas Tidur dengan Peningkatan Tekanan Darah pada Lansia

Kurniadi Kurniadi

Journal:   Jurnal Surya Medika Year: 2022 Vol: 7 (2)Pages: 67-71
JOURNAL ARTICLE

Hubungan Kualitas Tidur dengan Tekanan Darah

Aulia RachmanSepti Machelia Champaga NurseryIntan Permata Hati

Journal:   Jurnal Keperawatan Year: 2023 Vol: 15 (4)Pages: 17-24
JOURNAL ARTICLE

Hubungan Kualitas Tidur Dengan Tekanan Darah

Widya Ratna KusumaningrumRosalina RosalinaUmi Setyoningrum

Journal:   Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Year: 2021 Vol: 3 (2)Pages: 57-57
JOURNAL ARTICLE

HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KEJADIAN PENINGKATAN TEKANAN DARAH PASIEN PRE OPERASI

Raden Sugeng RiyadiRisma Dwi Apriyani

Journal:   Jurnal Ilmiah Kesehatan Year: 2024 Vol: 14 (2)Pages: 174-180
© 2026 ScienceGate Book Chapters — All rights reserved.